Parkir Liar Meluas di Kota Ambon

Parkir Liar Meluas di Kota Ambon
Walikota saat memberikan keterangan terkait parkir liar kepada media, Selasa (6/1/2025) di Balai Kota Ambon. (Foto Eva.M)

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyampaikan peringatan keras terkait maraknya parkir liar dan penguasaan ruang publik oleh kelompok-kelompok tertentu.

Ia menegaskan, negara tidak boleh kalah dan Pemerintah Kota Ambon wajib hadir menegakkan aturan tanpa kompromi.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Wattimena bersama Pemerintah Kota Ambon di awal tahun 2026.

“Parkir di badan jalan tidak boleh lagi terjadi. Terminal bukan tempat parkir sembarangan. Kita sudah koordinasi dengan Polresta, dan penertiban akan dilakukan,” tegas Wattimena.

Ia menyoroti praktik parkir liar yang terus berulang meski telah dilakukan penertiban. Menurutnya, masalah ini bukan semata teknis, melainkan soal keberanian pemerintah menegakkan kewenangan. Lebih jauh, Wattimena menolak keras keberadaan kelompok masyarakat yang merasa memiliki kuasa atas Kota Ambon.

“Tidak boleh ada kelompok yang merasa dirinya pemilik sah kota ini. Ambon milik negara dan milik semua warga. Pemerintah punya aturan, kewenangan, dan tanggung jawab untuk menertibkan,” ujarnya.

Wattimena juga mengkritik pola penertiban yang hanya berlangsung sementara, lalu kembali longgar. Ia menegaskan, pendekatan seperti itu justru membuat pelanggaran terus berulang.

“Jangan panas di awal lalu dingin di tengah jalan. Penertiban harus konsisten. Kalau tidak, setiap tahun kita akan ulang cerita yang sama,” katanya.

Ia meminta seluruh perangkat daerah, termasuk jajaran teknis dan aparat terkait, turun langsung ke lapangan secara berkelanjutan, bukan hanya menunggu instruksi sesaat.

Mengakhiri arahannya, Wattimena mengajak seluruh jajaran Pemkot Ambon menjaga momentum perbaikan yang telah dibangun sepanjang 2025 dan menjadikannya fondasi kuat di tahun 2026.

“Situasi kota sudah mulai membaik. Tugas kita sekarang menjaga, melanjutkan, dan memperkuatnya. Negara harus hadir dan tegas,” pungkasnya. (EM)

Berita terkait