Trending

Pasar Gede Solo, Masih Memiliki Magnet Bagi Pemudik

Pasar Gede Solo, Masih Memiliki Magnet Bagi Pemudik
Di Hari Pertama Usai Dua Hari Lebaran Pasar Gede Solo Dipadati Pemudik Yang Berburu Kuliner Dan Oleh Oleh Khas Solo ( Senin 23/93/2026, Dan )

Solo - Spektroom : Pasar Gede masih memiliki magnet bagi para pemudik untuk berburu oleh oleh khas solo maupun mencicipi berbagai kuliner yang dijajakan di Pasar peninggalan masa Penjajahan Belanda.

Dari Pantuan Spektroom ( Senin, 23/03/2026 ) di hari pertama pasca lebaran pengunjung sejak pagi hari memadati setiap lorong pasar, bahkan beberapa los kuliner seperti di puluhan pedagang es dawet terjadi antrian pembeli.
Konon ada ungkapan belum ke Pasar gede kalau belum menyruput dawet yang di racik dengan isian cendol, jenang sumsum, tape, telasih dan disiram gula jawa dan santan.

Salah seorang penjual es dawet Siti mengaku baru membuka dagangannya hari senin setelah libur lebaran 2 hari, dengan pertimbangan pasar akan mulai ramai setelah libur dua hari lebaran sabtu dan minggu.

Meski ramai Siti bertekad untuk tidak mengambil aji mumpung lebaran mengambil untung sebanyak mungkin Harga satu mangkok tetap 10 ribu yang origional, sedang plus durian seharga 15 ribu rupiah.

" Aku buka hari ini senin, dan harha tidak saya naikkan tetap dawet selasih 10 ribu rupiah, yang duren 15 ribu rupiah, paling digemari ya durian " jelas Siti

Daya tarik pasar gede dengan beragam kuliner dan oleh oleh khas Solo juga menarik perhatian Indriati yang sedang melintas dari jakarta menuju Surabaya menyempatkan mampir ke Solo berburu kuliner.

Menurutnya ada sensasi berbeda saat mencicipi dawet telasih pasar gede yang terkenal dengan rasa gurih, dipadu rasa manis dan segar

" Rasanya manis dan seger, penyajiannya berbeda dengan cendol yang banyak dijual di jakarta " Jelas Indriati.

Beberapa kuliner yang diburu pemudik di pasar gede diantaranya, es dawet, cabuk rambak, lenjongan, brambang asem.
Sedang oleh oleh kripik paru, ceker, karak, abon serta berbagai minuman seperti teh racikan solo, wedang empon empon dan wedang uwuh.( Murni Prabowo )

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP