Pasar Rakyat Dorong UMKM Jakarta Selatan Naik Kelas
Jakarta–Spektroom : Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berkolaborasi dengan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, menggelar Pasar Rakyat di halaman Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Rabu (26/8/2026). Kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia tersebut juga menjadi wadah promosi dan pemasaran bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, Syafrin Liputo, mengatakan kegiatan tersebut memiliki tiga tujuan utama, yakni mendorong produk lokal agar semakin dikenal luas, menggerakkan roda perekonomian masyarakat, serta mempererat silaturahmi warga dalam merayakan kemerdekaan.
"Kegiatan ini diselenggarakan dengan tiga tujuan utama, yaitu mendorong UMKM agar produk lokal makin dikenal luas, menggerakkan roda ekonomi masyarakat, serta mempererat tali silaturahmi warga dalam merayakan kemerdekaan," ujarnya saat membuka Pasar Rakyat.
Syafrin mengapresiasi antusiasme para pelaku usaha yang menampilkan beragam produk, mulai dari kuliner, kerajinan tangan hingga produk kreatif lainnya. Ia mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLP), serta masyarakat untuk turut meramaikan kegiatan tersebut dan membeli produk UMKM.
"Setiap rupiah yang kita belanjakan di sini adalah bentuk dukungan nyata untuk kesejahteraan tetangga dan saudara-saudara kita sendiri. Mari kita meriahkan dan dukung pelaku UMKM demi kuatnya fundamental ekonomi Jakarta Selatan," katanya.
Potensi UMKM di Jakarta Selatan sendiri cukup besar. Berdasarkan data Sudin Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) Jakarta Selatan, hingga Juni 2026 tercatat 69.973 UMKM binaan berada di wilayah Jakarta Selatan.
Jumlah tersebut, ungkapnya, menunjukkan besarnya basis ekonomi kerakyatan yang terus didorong melalui pembinaan, pelatihan, promosi, dan perluasan akses pasar. Secara lebih luas, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui program Jakarta Entrepreneur atau JakPreneur.
"Per 10 Juli 2026, jumlah usaha binaan JakPreneur di Jakarta telah mencapai 422.617 anggota, dengan 344.704 anggota atau 81,56 persen di antaranya berstatus aktif. Program tersebut mencakup pengembangan kapasitas usaha, pendampingan, akses pembiayaan, perluasan pasar, hingga transformasi digital," sebutnya.
Data tersebut menjadi penting bagi Jakarta Selatan yang selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah dengan aktivitas ekonomi dan kreativitas masyarakat yang tinggi. Kehadiran bazar dan pasar rakyat dinilai dapat menjadi pintu masuk bagi UMKM untuk memperkenalkan produknya secara langsung kepada konsumen sekaligus membangun jaringan usaha.
Sementara itu, Ketua TP PKK Jakarta Selatan, Azizah Syafrin, menuturkan Pasar Rakyat diisi dengan bazar produk unggulan serta berbagai perlombaan khas.
Di antaranya lomba memasak semur tahu, lomba kreasi sambal ABC, lomba jingle ABC, dan lomba senam "Ibu Bisa".
"Kegiatan lomba ini diikuti oleh 500 peserta yang merupakan perwakilan dari TP PKK kecamatan dan kelurahan se-Jakarta Selatan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Wali Kota Jakarta Selatan beserta jajaran OPD, serta para mitra pendukung seperti PT ABC Indonesia, Paragon Technology and Innovation, dan Federal International Finance," katanya.
Azizah menambahkan, kreativitas kader PKK Jakarta Selatan dalam berkarya dan memasak juga membuka peluang kolaborasi berkelanjutan dengan berbagai mitra.
Salah satunya melalui program pemberdayaan masyarakat seperti "Kader ABC" dan "Arisan ABC" yang dirancang untuk membantu meningkatkan pendapatan ekonomi rumah tangga dari rumah.