Patuhi Surat Edaran Gubernur Sumbar, SMA Negeri 16 Padang Gelar Acara Perpisahan di Sekolah

Patuhi Surat Edaran Gubernur Sumbar, SMA Negeri 16 Padang Gelar Acara Perpisahan di Sekolah
Rapat koordinasi pengurus komite sekolah dengan kepala sekolah SMA Negeri 16 Padang. (Foto: Noa)

Padang-Spektroom : Jika tak ada kendala teknis dan aral melintang, SMA Negeri 16 Padang akan menggelar kegiatan perpisahan siswa kelas XII di sekolahnya pada tanggal 18 Mei 2026 mendatang.

Selain acara perpisahan, pada moment tersebut juga diadakan kegiatan wisuda tahfiz Al-Qur'an bagi segenap siswa kelas X dan IX.

"Ya, sengaja kita gabungkan acaranya demi menghemat biaya," ungkap Kepala SMAN 16 Padang, Erizal MPd, usai rapat koordinasi dengan pengurus komite sekolah, Rabu (6/5/2026).

Menurutnya, sesuai Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat melalui Dinas Pendidikan tahun 2026 bahwa sekolah setingkat SMA sederajat dilarang mengadakan acara perpisahan di luar sekolah.

"Dengan dasar itulah kita menggelar acara perpisahan di sekolah saja. Kalau tahun-tahun sebelumnya masih boleh dilaksanakan di hotel dan gedung lainnya di luar sekolah," ucapnya menjelaskan.

Ketua Komite SMAN 16 Padang, Irwan Basir Dt. Rajo Alam ketika dimintai tanggapan mengaku sangat mendukung kebijakan terbaru Gubernur Sumbar itu. Sebab bisa meringankan beban orang tua murid, terutama dari kalangan keluarga tidak mampu.

"Baguslah seperti itu. Kalau bisa acara-acara serimonial seperti perpisahan ini kita kurangi karena terlalu memberatkan beban orang tua murid. Kami dari komite sangat mendukung," ujar Dt. Irwan Basir dengan spontan.

Meski kegiatannya di lingkungan sekolah, namun Ketua DPD LPM Kota Padang itu juga berjanji akan mengawasi secara ketat penggunaan dana komite oleh pihak sekolah.

"Kita akan monitor terus. Kalau bisa ditekan biaya pengeluaran komite, kenapa tidak? Sehingga dana komite tersebut benar-benar dipergunakan untuk penunjang kebutuhan sekolah," tukasnya.

Pendapat senada juga disampaikan Ketua Pemuda Simpang Akhirat Kelurahan Kuranji, Roni Putra.

"Sebagai alumni dan juga bagian dari pemuda disini tentu saya punya tanggungjawab moral dalam menjaga keamanan sekolah ini. Termasuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya meringankan beban masyarakat, pasti kami akan mensupport," ulasnya singkat. (RRE/Noa)

Berita terkait

Sinergi Pemprov Maluku dan Kemendagri: Integrasi Data "Pelita" untuk Pengambilan Kebijakan Strategis

Sinergi Pemprov Maluku dan Kemendagri: Integrasi Data "Pelita" untuk Pengambilan Kebijakan Strategis

Jakarta-Spektroom:Pemerintah Provinsi Maluku memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI melalui langkah integrasi data yang strategis. Pertemuan tersebut berlangsung di Ruang Pusdatin Kemendagri Jakarta, pada Rabu (6/5/2026). Renwarin menyampaikan bahwa dukungan integrasi data dari Kemendagri, khususnya melalui Pusdatin yang mengelola aplikasi Pelita, sangat krusial bagi pemerintah

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru
Gerbong Khusus Wanita Dinilai Sangat Penting, Sistem Keamanan KA Perlu Dievaluasi

Gerbong Khusus Wanita Dinilai Sangat Penting, Sistem Keamanan KA Perlu Dievaluasi

Surakarta – Spektroom: Tokoh perempuan Kota Solo, RAY Febri Hapsari Dipokusumo, menilai keberadaan gerbong khusus wanita di KRL tetap sangat penting untuk memberikan rasa aman dan perlindungan bagi perempuan pengguna transportasi publik. Ketua Forum Perempuan Berdaya Surakarta itu mengatakan, gerbong khusus wanita selama ini menjadi ruang aman bagi perempuan untuk menghindari

Ciptati Handayani, Bian Pamungkas
Daop 6 Yogyakarta Dukung Penutupan Puluhan Perlintasan Liar Demi Keselamatan

Daop 6 Yogyakarta Dukung Penutupan Puluhan Perlintasan Liar Demi Keselamatan

Yogyakarta – Spektroom PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mendukung langkah pemerintah dalam menutup perlintasan liar di wilayah operasionalnya. Sepanjang periode 2023 hingga Mei 2026, sebanyak 38 perlintasan liar telah ditutup sebagai upaya meningkatkan keselamatan perjalanan kereta api maupun pengguna jalan. Manager Humas Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Kondisi Darurat Sampah Sungai, Pemkab Pekalongan Siap Bekerjasama dengan Komunitas Sungai Watch

Kondisi Darurat Sampah Sungai, Pemkab Pekalongan Siap Bekerjasama dengan Komunitas Sungai Watch

Pekalongan-Spektroom: Menilai kondisi persampahan di wilayahnya semakin memprihatinkan dan membutuhkan penangan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan menyatakan siap menggandeng komunitas lingkungan internasional Sungai Watch untuk menangani persoalan sampah sungai di wilayah Pantura. Komitmen itu disampaikan Plt Bupati Pekalongan, Sukirman, saat mengikuti kegiatan Gerakan Penyelamatan Sungai bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad

Sigit Budi Riyanto, Bian Pamungkas