PB FORKI Segera Lantik Ahmad Assagaf Sebagai Ketua FORKI Maluku Utara
FORKI
Spektroom — Pasca Musorprovlub Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) Maluku Utara diperhadapkan dengan berbagai tantangan hasil Musorprovlub, namun dengan kesabaran dan semangat untuk mengembangkan Olahraga Karate di Maluku Utara semua dapat dilalui. Penantian yang ditunggu-tunggu insan karate di Bumi Moloku Kie Raha untuk memiliki kepemimpinan definitif akhirnya membuahkan hasil yang manis, setelah Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (PB FORKI) menerima hasil Musorprovlub yang diserahkan oleh Ketua Karetaker M. Djoyo Sukarno.
Ketua Karetaker yang juga Sekretaris Umum, M. Djoyo Sukarno, didampingi Ketua Bidang Wasit Juri, Evi Sijaya di Sekretariat PB FORKI di Jakarta pada Kamis (15/o1/2026) mengatakan Dokumen administrasi lengkap sekaligus melakukan koordinasi final terkait rencana pelantikan yang dijadwalkan berlangsung dalam waktu dekat di Jakarta.
“Kami datang membawa amanah dari daerah. Seluruh dokumen persyaratan, termasuk rekomendasi resmi dari KONI Maluku Utara, telah diterima dengan sangat baik oleh jajaran Pengurus Besar FORKI,” ujar Joyo Sukarno kepada Spektroom.
Barisan oposisi yang terafiliasi dengan kepengurusan lama periode 2021–2025 sempat melancarkan berbagai penolakan terhadap pelaksanaan Musyawarah Provinsi Luar Biasa (Musprovlub). Dengan semangat dan kesabaran untuk perubahan yang dibawa oleh Karateker Ketua FORKI Malut, M. Djoyo Sukarno, terbukti lebih kuat.
Melalui konsolidasi intensif bersama Perguruan Karate se-Maluku Utara, Musprovlub akhirnya sukses digelar pada 20 November 2025. Forum tertinggi tingkat provinsi itu secara aklamasi memercayakan pucuk kepemimpinan kepada Ahmad Assagaf, ST.
Sempat diwarnai debat dan rapat-rapat dengan pihak KONI, keluarnya surat rekomendasi per tanggal 12 Januari 2026 menjadi jawaban final atas segala keraguan, sekaligus menegaskan kepengurusan Ahmad Assagaf adalah sah secara hukum dan organisasi di bawah naungan PB FORKI.
Ketua Umum FORKI Maluku Utara, Ahmad Assagaf menegaskan FORKI Maluku Utara di bawah kepemimpinannya, akan menanggalkan sekat-sekat perbedaan latar belakang perguruan. Fokus utama ke depan adalah rekonsiliasi dan peningkatan prestasi atlet di kancah nasional.
Sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga FORKI, telah disampaikan dan rekomendasi permohonan penerbitan Surat Keputusan (SK) kepada PB FORKI. Respons dari pusat sangat positif, PB FORKI mengapresiasi kelengkapan berkas yang dibawa, termasuk Berita Acara Penyusunan Pengurus yang ditandatangani oleh tim formatur.
Saat ini tinggal menunggu pelantikan yang dilakukan di Jakarta dan telah dilakukan persiapan untuk Rapat Kerja serta bersiap untuk melakukan kerja-kerja organisasi pasca pelantikan dan Raker nanti. Dengan dukungan penuh dari pusat dan daerah, karate Maluku Utara optimis dapat kembali berbicara banyak di kancah Regional maupun nasional.