Pekan Terakhir Mei, Kecuali Papua Barat, 37 Provinsi Alami Inflasi.

Pekan Terakhir Mei, Kecuali Papua Barat, 37 Provinsi Alami Inflasi.

SPEKTROOM.ID - Tingkat deflasi bulan Mei 2025 lebih dalam jika dibandingkan deflasi tahun 2024, kelompok penyumbang deflasi bulanan terbesarnya adalah kelompok makanan minuman dan tembakau, dengan deflasi sebesar 1,40% dan memberikan andil deflasi sebesar 0,41%.

Direktur Statistik Harga, Badan Pusat Statistik (BPS) Windiarso Ponco Adi, dalam paparannya pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 di Kemendagri, Rabu (04/06/2025) mengatakan, komunitas yang dominan mendorong deflasi pada kelompok makanan minuman dan tembakau diantaranya adalah komoditas cabe merah cabe rawit dan masing-masing memberikan Anda dioperasi 0,12%.

"Komoditas lain yang juga menyebabkan deflasi adalah, bawang merah, ikan segar, bawang putih dan daging ayam ras." Ujarnya.

Selain itu, terus Windiarso Ponco Adi, juga masih terdapat komoditas yang memberikan andil deflasi diantarnya adalah, tomat yang memberikan andil 0,03%, tarif pulsa ponsel yang kembali normal dan memberikan andil deflasi sebesar 0,01.

"Selanjutnya jika kita lihat menurut wilayah, secara bulanan atau Month To Month di bulan Mei ini, 31 provinsi mengalami deflasi dan 7 provinsi mengalami inflasi, deflasi terdalam terjadi di Gorontalo yaitu sebesar 1,68% dan inflasi tertinggi di Provinsi Papua pegunungan sebesar 0,91%." rinciannya.

Sedangkan untuk kabupaten kota, tercatat 14 kabupaten kota mengalami inflasi dan 136 kabupaten kota mengalami deflasi.

Dari catatan BPS, Kabupaten kota tertinggi dan terendah seperti dalam paparan Windiarso Ponco Adi, di wilayah pulau Sumatera, seluruh kabupaten kota kecamatan mengalami deflasi.

"Untuk Jawa juga demikian, untuk wilayah Bali dan Nusa tenggara yang mengalami inflasi, yaitu Kabupaten Timur Tengah Selatan, untuk wilayah pulau Kalimantan adalah kota Tarakan, sementara sisanya mengalami deflasi." ujar Windiarso menambahkan.

Diketahui, wilayah pulau Sulawesi, seperti Kabupaten Luwuk, Kota Bau-Bau dan Kabupaten Morowali mengalami inflasi, sementara sisanya mengalami deflasi.

Sebut saja wilayah Maluku dan Papua Kota Tual, kabupaten Jaya Wijaya dan Kota Ambon, adalah kota-kota yang mengalami inflasi dan sisanya mengalami deflasi Bapak ibu untuk kelompok makanan minuman dan sisanya mengalami Deflasi.

"Secara global dari 37 provinsi di Indonesia mengalami inflasi dan hanya satu provinsi yang mengalami deflasi yakni Provinsi Papua Barat" pungkasnya.(@Ng)

Berita terkait

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Media “Homeless” vs Verifikasi Dewan Pers, SMSI Dorong Regulasi Pers Lebih Adaptif di Era Digital

Jakarta-Spektroom : Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia, Firdaus, didampingi Sekretaris Jenderal Makali Kumar, menyatakan dukungannya terhadap perkembangan media digital independen atau yang disebut sebagai “media homeless” atau New Media di Indonesia. Menurutnya, perkembangan teknologi digital dan media sosial telah melahirkan pola baru dalam penyebaran informasi yang tidak lagi sepenuhnya bergantung

Riswan Idris, Rafles
KORMI Payakumbuh Resmi Dikukuhkan, Pemko Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup

KORMI Payakumbuh Resmi Dikukuhkan, Pemko Dorong Olahraga Jadi Gaya Hidup

Payakumbuh-Spektroom : Pengurus Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Payakumbuh periode 2026-2031 resmi dilantik di halaman Balai Kota Payakumbuh, Minggu (10/5/2026). Pelantikan tersebut menjadi langkah awal memperkuat peran olahraga masyarakat dalam meningkatkan kebugaran warga Kota Payakumbuh serta mendukung terwujudnya generasi sehat menuju Indonesia Emas 2045. Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta

Rafles
Hari ini Gubernur Mirza Akan Tanda Tangani Perjanjian Kerjasama Pembangunan PSEL & Wagub Jihan Lakukan Groundbreaking Perbaikan Jalan

Hari ini Gubernur Mirza Akan Tanda Tangani Perjanjian Kerjasama Pembangunan PSEL & Wagub Jihan Lakukan Groundbreaking Perbaikan Jalan

Bandarlampung - Spektroom : Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djauzal, hari ini Senin, (11/5/2026) Pukul 13.00 WIB dijadwalkan akan menghadiri Penandatanganan Perjanjian Kerjasama (MoU) terkait Pembangunan Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dalam rangka Penanganan Sampah Perkotaan Bersama Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, kegiatan ini berlangsung di Ruang

Anggoro AP