Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan Perkuat Keamanan Pangan Melalui Sosialisasi Cemaran dan Penyakit Bawaan Pangan

Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan Perkuat Keamanan Pangan Melalui Sosialisasi Cemaran dan Penyakit Bawaan Pangan
Sosialisasi terkait cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan di Pelindo Regional 3 Sub Regional Kalimantan.(Foto Humas Pelindo)

Banjarmasin - Spektroom : PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 3 Sub Regional Kalimantan bekerja sama dengan Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banjarmasin menyelenggarakan kegiatan sosialisasi terkait cemaran pangan dan penyakit bawaan pangan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung penerapan standar kesehatan lingkungan dan keamanan pangan di kawasan pelabuhan.

Sosialisasi ini menghadirkan Elfia N. Normayanti selaku Ketua Tim Kerja III – Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Lingkungan dari Balai Kekarantinaan Kesehatan Kelas I Banjarmasin sebagai narasumber utama.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh para penjamah makanan, pengelola kantin, serta pihak terkait di lingkungan pelabuhan.

Acara dibuka oleh Yoga Arya Kuswanto selaku Junior Manager HSSE yang dalam sambutannya menekankan pentingnya pengelolaan higiene dan sanitasi pangan sebagai bagian dari upaya pencegahan risiko kesehatan di area Pelabuhan.

"Kegiatan ini menjadi langkah konkret Kami dalam memastikan seluruh aktivitas penyediaan pangan di lingkungan Pelabuhan memenuhi standar kesehatan dan keselamatan. Kami berharap seluruh penjamah makanan dapat menerapkan prinsip higiene dan sanitasi secara konsisten guna mencegah risiko penyakit bawaan pangan," ujar Yoga Arya Kuswanto, Kamis (16/4/2026)

Dalam pemaparannya, Elfia N. Normayanti menjelaskan, cemaran pangan terdiri dari beberapa jenis, yaitu cemaran fisik, cemaran biologi, cemaran kimia, serta alergen.

"Penjamah pangan memiliki peran yang sangat penting dalam mencegah terjadinya penyakit bawaan pangan. Dengan memahami jenis cemaran serta cara pencegahannya, diharapkan setiap individu yang terlibat dalam pengolahan pangan dapat menjaga keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat," jelas Elfia N. Normayanti.

Dijelaskan, cemaran fisik merupakan benda asing yang tidak seharusnya terdapat dalam makanan, seperti rambut, logam, atau benda kecil lainnya yang dapat menyebabkan cedera atau gangguan kesehatan bagi konsumen.

Cemaran biologi menjadi salah satu faktor utama penyebab penyakit bawaan pangan, yang berasal dari bakteri, virus, parasit, maupun mikroorganisme lainnya. Selain cemaran fisik dan biologi, peserta juga diberikan pemahaman mengenai cemaran kimia yang dapat berasal dari bahan alami maupun bahan kimia berbahaya seperti formalin, boraks, dan logam berat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan pemahaman serta menerapkan praktik higiene dan sanitasi pangan yang baik dalam aktivitas sehari-hari.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang juga dikenal dengan Pelindo adalah Badan Usaha Milik Negara yang bergerak dalam bidang jasa kepelabuhanan.

Tugas, wewenang, dan tanggung jawab Pelindo mengelola pelabuhan yang tersebar di 32 Provinsi di Indonesia.

Pelindo menjalankan bisnis inti sebagai penyedia fasilitas jasa kepelabuhanan yang memiliki peran kunci guna menjamin kelangsungan dan kelancaran angkutan laut.

Dengan tersedianya prasarana transportasi laut yang memadai, Pelindo mampu menggerakkan serta mendorong kegiatan ekonomi negara dan masyarakat.*****

Berita terkait

Matangkan Persiapan World IP Day 2026, Kemenkum Sumbar Siapkan Gebyar Layanan Di CFD Padang

Matangkan Persiapan World IP Day 2026, Kemenkum Sumbar Siapkan Gebyar Layanan Di CFD Padang

Padang-Spektroom : Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat (Kemenkum Sumbar) bergerak cepat memastikan peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia (World Intellectual Property Day) 2026 berlangsung meriah dan berdampak luas. Melalui Divisi Pelayanan Hukum, rapat persiapan intensif digelar pada Rabu (22/4/2026) untuk mematangkan seluruh rangkaian kampanye hukum di Ranah Minang. Kepala

Rafles