Di Ruang Kelas Itu, Polisi bicara Integritas dan Cara Bertahan di Tengah Banjir Informasi

Di Ruang Kelas Itu, Polisi bicara  Integritas dan Cara Bertahan di Tengah Banjir Informasi
Melalui materi yang disampaikan Ipda Syamsul Munir, para pelajar diajak memahami bahwa setiap unggahan, komentar, maupun informasi yang dibagikan memiliki konsekuensi. (Foto: Bid Humas Polda Kalbar).

Pontianak-Spektroom : Pagi itu suasana di SMKN 1 Pontianak sedikit berbeda dan mengejutkan para siswa. Tidak ada sirene, tidak ada razia, dan tidak ada cerita tentang penangkapan pelaku kriminal. Yang hadir justru sekelompok polisi yang datang membawa pesan sederhana namun relevan bagi generasi muda: bagaimana menjaga integritas dan tetap waras di tengah derasnya arus informasi digital.

Sekitar 44 siswa kelas X dan XI SMKN 1 Pontianak duduk menyimak ketika personel Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Kalimantan Barat membuka kegiatan bertajuk “Propam Menyapa Generasi Muda: Membangun Integritas, Bijak Bermedia Sosial, dan Peduli Keterbukaan Informasi” di sekolah tersebut,Jumat (31/07/2026).

Bagi sebagian pelajar, Propam mungkin identik dengan institusi internal yang mengawasi anggota Polri. Namun dalam pertemuan itu, wajah Propam tampil berbeda. Mereka hadir bukan untuk mengawasi, melainkan mengajak berdialog.

AKP Jatmiko menjelaskan kepada para siswa tentang pentingnya integritas sejak usia sekolah.

"Integritas bukan sekadar istilah yang sering terdengar dalam pidato atau slogan, tetapi kebiasaan sehari-hari yang dimulai dari kejujuran, tanggung jawab, dan keberanian mengatakan yang benar," jelasnya.

Di hadapan para pelajar, ia juga menjelaskan fungsi Bidpropam sebagai pengawas internal yang bertugas menjaga disiplin dan profesionalisme anggota Polri.

Para siswa diperkenalkan pada mekanisme pengaduan resmi apabila menemukan dugaan pelanggaran yang dilakukan oknum aparat, dengan syarat laporan didukung fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan. Namun perhatian siswa tampak semakin besar ketika pembahasan bergeser ke dunia yang lebih dekat dengan keseharian mereka: media sosial.

Melalui materi yang disampaikan Ipda Syamsul Munir, para pelajar diajak memahami bahwa setiap unggahan, komentar, maupun informasi yang dibagikan memiliki konsekuensi. Prinsip “Saring Sebelum Sharing” menjadi pesan utama yang terus ditekankan. Di era ketika kabar bohong dapat menyebar hanya dalam hitungan detik, kemampuan memverifikasi informasi dinilai menjadi keterampilan yang sama pentingnya dengan kemampuan akademik.

Para siswa juga diajak mengenali ancaman digital yang semakin sering muncul, mulai dari hoaks, perundungan siber, ujaran kebencian, penipuan daring hingga penyalahgunaan data pribadi.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Bambang Suharyono menilai generasi muda memiliki posisi penting dalam menciptakan ruang digital yang sehat. "Pelajar bukan hanya konsumen informasi, tetapi juga produsen dan penyebar informasi yang dapat memengaruhi lingkungan sekitarnya," katanya.

Di tengah dunia yang semakin terkoneksi, pelajaran pagi itu tampaknya bukan hanya tentang polisi dan aturan. Ia menjadi pengingat bahwa integritas dan literasi digital kini merupakan bekal penting bagi generasi muda untuk menghadapi masa depan.

Berita terkait

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Pemkot Jayapura Bekali Pengetahuan Pelaku UMKM Dengan Pelatihan Teknologi Digital

Jayapura-Spektroom : Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM setempat membekali pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) memiliki kekerampilan mengusai teknologi digital untuk meningkatkan daya saing produk dalam dunia usaha. Asisten II Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Jayapura Abdul Majid mengatakan peningkatan kesejahteraan

Anthonius Teniwut, Julianto
Mengais Rejeki  Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mengais Rejeki Dihari Kemerdekaan RI: Pedagang Musimam di Mimika Jual Atribut Merah Putih

Mimika-Spektroom : Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026, para pedagang musiman atribut Merah Putih mulai bermunculan dan membuka lapak di pinggir jalan utama di berbagai kota untuk menawarkan bendera, umbul-umbul serta berbagai perhiasan lainnya. Gunawan salah satunya, pedagang pernak pernik hari kemerdekaan juga bendera Merah Putih,

Anthonius Teniwut, Julianto
Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Dari Kemudahan Izin Menuju Peluang Kerja, Kalteng Tembus 10 Besar Nasional Layanan Investasi

Palangka Raya-Spektroom : Di balik proses perizinan yang semakin cepat dan mudah, terbuka harapan baru bagi tumbuhnya investasi, lahirnya lapangan kerja, dan bergeraknya roda perekonomian daerah. Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah dalam membenahi pelayanan publik kini membuahkan pengakuan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM RI Nomor

Polin, Julianto
Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Pramono Optimistis Transaksi Jakarta Sneaker Day 2026 Lampaui Rp30 Miliar, UMKM Ikut Terdongkrak

Jakarta-Spektroom : Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, optimis nilai transaksi Jakarta Sneaker Day (JSD) Blok M Festival 2026 mampu melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai sekitar Rp30 miliar. Optimisme tersebut didorong tingginya antusiasme masyarakat yang memadati kawasan Blok M pada hari pertama penyelenggaraan. "Tahun lalu ketika diadakan di JCC, nilai

Irvan Idris Saleh, Julianto