Pembersihan Sekitar Aliran Sungai dan Area Jembatan Mencegah Banjir Susulan

Pembersihan Sekitar Aliran Sungai dan Area Jembatan Mencegah Banjir Susulan
Pembersihan material kayu dan barongan bambu (Foto Diskominfo Jember)

Spektroom - BPBD Jember, TNI, Polri, relawan dan Pemerintah Desa Jubung bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti penanganan pasca banjir di Desa Jubung, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Kegiatan difokuskan pada pembersihan material kayu dan barongan bambu yang terbawa arus deras banjir dan menghantam Jembatan Cinta hingga menyebabkan jembatan tersebut terputus. Rabu (17/12/2025).

Pembersihan sungai antisipasi banjir susulan (Foto Diskominfo Jember)

Selain BPBD Jember kerja bakti melibatkan perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, keluarga besar Kecamatan Sukorambi, Satpol PP Kecamatan Sukorambi, relawan, serta warga setempat. Pembersihan dilakukan di sekitar aliran sungai dan area jembatan guna mencegah potensi banjir susulan.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi pemerintah dan masyarakat dalam penanganan dampak bencana, sejalan dengan komitmen Bupati Jember, Muhammad Fawait yang mendorong respons cepat dan kolaboratif dalam pemulihan pasca bencana di wilayah terdampak.

Sisa material banjir (Foto Diskominfo Jember)

Kepala BPBD Jember Indra Tri Purnomo mengatakan, banjir menerjang sejumlah kecamatan di Jember akibat hujan dengan intensitas ringan, sedang, hingga lebat disertai angin kencang terjadi dalam waktu yang lama.

“Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, kondisi aliran sungai telah kembali normal. Namun, sisa material banjir di sekitar lokasi jembatan masih memerlukan penanganan lanjutan agar tidak membahayakan keselamatan warga dan infrastruktur,” ungkap Indra.

Menurut Indra Tri Purnomo, peringatan dini sudah disampaikan pihak BMKG untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem di Kabupaten Jember yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan tanah longsor pada periode 11-20 Desember 2025.

Sementara Kepala Desa Jubung, Kabupaten Jember, Jawa Timur Bhisma Perdana, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Ia menegaskan bahwa gotong royong menjadi kunci utama dalam mempercepat pemulihan lingkungan serta mendukung upaya perbaikan infrastruktur yang terdampak banjir di desa Jubung.

Pemerintah desa akan terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan instansi terkait untuk penanganan lanjutan, termasuk langkah perbaikan Jembatan Cinta, guna memastikan akses dan keselamatan warga dapat segera dipulihkan kembali. (Budi S)

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti