Pembiayaan Rumah Subsidi Ditambah Kuota Oleh Bank Mandiri

Pembiayaan Rumah Subsidi Ditambah Kuota  Oleh Bank Mandiri

SPEKTROOM - Pembiayaan Rumah Subsidi ditambah Kuota  oleh Bank Mandiri  melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) menjadi 25.000 unit pada tahun ini dari sebelumnya 7.000 unit pada tahun lalu.

“Alokasi tahun ini kami diberikan kuota paling besar, yakni 25.000 unit,” kata Direktur Utama Bank Mandiri Darmawan Junaidi di Jakarta usai penandatanganan nota kesepahaman dengan Kementerian PKP dan BP Tapera di Jakarta, Kamis.(26/6/2025).

Target tersebut menunjukkan peningkatan yang signifikan, yakni sebesar 484 persen dibandingkan realisasi penyaluran KPR FLPP Bank Mandiri pada tahun 2024 yang mencapai 4.284 unit. Salah satu bentuk penyaluran FLPP Bank Mandiri tahun ini menyasar segmen pegawai internal, baik pegawai Bank Mandiri maupun karyawan dari seluruh anak perusahaan yang tergabung dalam Mandiri Group.

Menurut Darmawan, dari total karyawan grup Mandiri sebanyak 104.000 orang, karyawan yang belum memiliki rumah terdata sekitar 21.000 orang. “Karena itu kan yang baru bergabung menjadi karyawan Mandiri,” tambahnya.

Meski begitu, Bank Mandiri tidak menetapkan kuota khusus karyawan. Darmawan hanya memastikan kuota FLPP ini tersedia di seluruh wilayah Indonesia. Bank Mandiri pun optimistis pelaksanaan program ini dapat berjalan dengan efektif dan efisien, mengingat jaringan anak perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia serta dukungan jaringan kantor cabang dan platform digital Bank Mandiri.

Sinergi antara Bank Mandiri, BP Tapera, dan Kementerian PKP juga menjadi refleksi atas pentingnya kolaborasi antara sektor publik dan swasta dalam memperkuat sistem pembiayaan nasional.

“Melalui inisiatif ini, Bank Mandiri tak hanya memperluas jangkauan layanan pembiayaan, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” ujar Darmawan.

Berita terkait

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Warga Kapuas Hadapi Kemarau Panjang, Gubernur Agustiar Datang Membawa Bantuan dan Air Bersih

Palangka Raya–Spektroom : Ketika kemarau berlangsung panjang dan kebakaran lahan terus membayangi, kebutuhan warga bukan hanya soal menjaga lingkungan, tetapi juga memastikan kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi. Di tengah kondisi tersebut, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat Kabupaten Kapuas. Bantuan disalurkan di sejumlah titik di Kabupaten

Polin, Julianto
Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Jembatan Baru, Harapan Baru Warga Lipat Gunting di Pedalaman Ketapang

Ketapang-Spektroom: Bagi warga Dusun Lipat Gunting, Desa Suak Burung, Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, sebuah jembatan bukan sekadar bangunan yang menghubungkan dua sisi wilayah. Jembatan Gantung Lipat Gunting kini menjadi penghubung aktivitas sehari-hari sekaligus membuka harapan baru bagi masyarakat yang selama ini membutuhkan akses lebih mudah untuk menjalankan

Apolonius Welly, Rafles
Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Wawako Jeffry: Sawahlunto Punya Hektaran Lahan Nganggur Siap Jadi Kampus Raksasa Operator Excavator Bersertifikat!

Sawahlunto-Spektroom : Wakil Wali Kota Sawahlunto Jeffry Hibatullah mendampingi Menteri Ketenagakerjaan RI Prof. Yassierly meninjau Satuan Pelayanan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Satpel PVP) Sawahlunto di Parambahan, Kecamatan Talawi, Sabtu (26/9/2026). Kunjungan tersebut fokus pada penguatan fasilitas pelatihan vokasi untuk menyiapkan tenaga kerja terampil dan bersertifikat yang siap bersaing di

Riswan Idris, Rafles
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad: Penguasaan Kelas dan Materi adalah Kunci dalam Mengajar

Batam–Spektroom : Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, mendorong guru Al-Qur’an terus meningkatkan kompetensi dan kreativitas dalam mengajar agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, penguasaan kelas, pemahaman psikologi peserta didik, serta kemampuan memanfaatkan teknologi menjadi bagian penting dalam menciptakan pembelajaran yang menarik dan inklusif. Hal itu ditegaskan Amsakar ketika membuka

Desmawati, Rafles
ссс