Pembinaan Usia Dini Jadi Fokus Utama Sepak Bola Di Papua Barat
Manokwari-Spektroom : Prospek sepakbola di tanah Papua umumnya dan Papua Barat pada khususnya terlihat sangat cerah, karena didorong oleh talenta alami yang melimpah serta adanya komitmen pemerintah daerah dalam membangkitkan kompetisi lokal. Melihat potensi ini, Pembinaan usia dini dan penyelenggaraan turnamen berjenjang mulai digalakkan secara masif, agar memberikan jalan bagi pemain muda untuk bersaing hingga ke kasta yang lebih tinggi di tingkat nasional.
Ketua PSSI Papua Barat, Faisal Kelian Senin (25/05/2026) mengatakan, Papua Barat memiliki banyak talenta muda berbakat yang perlu mendapatkan perhatian serius melalui pelatihan berkelanjutan, seperti pelatihan usia dini sebagai salah satu fokus utama dalam membangun sepak bola daerah agar mampu melahirkan pemain-pemain berkualitas di masa depan.
Menurutnya, Selain usia dini, kompetisi lokal juga dinilai penting sebagai wadah bagi pemain muda untuk mengembangkan kemampuan dan pengalaman bertanding.
"Kita sedang giat giatnya melakukan pembinaan usia muda yang diharapkan terus berlanjut secara berjenjang. Selain itu banyaknya pertandingan akan jadi sarana uji kamampuan," kata Faisal Kelian.
Meski punya talenta pesepak bola, namun diakuinya masih terdapat berbagai tantangan dalam pengembangan sepak bola di Papua Barat, mulai dari keterbatasan fasilitas olahraga hingga akses pelatihan di daerah-daerah terpencil.
"Persoalan yang selalu dihadapi dalam upaya pembinaan usia muda antara lain fasilitas, termasuk menjangkau daerah terpencil yang punya banyak potensi," ujarnya.
Sungguhpun demikian, berbagai upaya tetap dilakukan pihaknya termasuk memacu semangat pesepak bola muda, sebab bukan tidak mungkin dari keterbatasan itu lahir nama besar pesepak bola asal tanah Papua seperti Boaz Solosa, Riky Kambuaya dan sederet nama besar lainnya," pungkas Faisal.