Pekan Kreasi  Pati 2026 Dibuka, Diikuti 150 Stan Pelaku Ekonomi Kreatif

Pekan Kreasi  Pati 2026 Dibuka, Diikuti 150 Stan Pelaku Ekonomi Kreatif
Pj Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra membuka Pekan Kreasi Pati 2026 ditandai dengan pemukulan gong virtua, Sabtu (01/08/2026)(Foto: Wartaphoto)

Pati - Spektroom: Sebanyak 150 stan pameran dari para pelaku ekonomi kreatif, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Lembaga Keuangan meriahkan Pekan Kreasi Pati (PKP) 2026.

Pembukaan dilakukan bersamaan dengan peringatan hari jadi Kabupaten Pati ke-703 dan malam puncak Grand Final Duta Wisata 2026. 

Ketua Komite Ekonomi Kreatif (KEK) Kabupaten Pati, Asep Iqbal Syamsul Bilad menjelaskan, acara ini menyatukan enam unsur ekosistem ekonomi kreatif dalam satu wadah kolaborasi.

"Fokus kami adalah bagaimana ekosistem ekonomi kreatif, akademisi, bisnis, government, media, komunitas, dan lembaga keuangan itu bersatu padu menjadi heksahelik, ini seperti ekosistem sebuah ekonomi yang bisa jalan. Dari UMKM-nya jalan, bisnisnya jalan, perusahaannya jalan, pemerintahan juga jalan," katanya.

Menurutnya, 12 dari 21 subsektor ekonomi kreatif juga memeriahkan stan pameran yang digelar di kawasan pusat Kabupaten Pati tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat dari padatnya pedagang kaki lima di sepanjang Jalan Pemuda hingga Jalan Sudirman selama acara berlangsung.

Ajang ini menghadirkan sekitar 150 stan pameran yang mengombinasikan dinas instansi, kementerian, lembaga keuangan, BUMN, hingga pelaku ekonomi kreatif lokal.

Iqbal mengungkapkan bahwa pengunjung dari luar Jawa seperti Palembang dan Maluku, bahkan ada wisatawan mancanegara asal Amerika Serikat, juga turut hadir menikmati atmosfer kebudayaan dan kerajinan lokal Pati. Pihak panitia berencana melakukan rekapitulasi harian terhadap omzet transaksi stan. Dampak ganda (multiplier effect) dari perhelatan ini dipastikan tidak hanya berputar di dalam area alun-alun, melainkan juga mendongkrak pendapatan sektor perhotelan hingga warung makan di sekitarnya.

Sementara Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra menyampaikan harapannya agar produk UMKM lokal semakin dikenal hingga ke pasar internasional.

"Banyak sekali produk-produk Kabupaten Pati yang produknya luar biasa, kita punya pamelo, kita punya kelopok kopi, ini yang kami harapkan. Masyarakat Pati lebih mencintai produk-produk lokal Kabupaten Pati," ucapnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pati berencana menjadikan Pekan Kreasi Pati sebagai agenda tahunan yang berlanjut hingga penghujung tahun 2026.

Dengan Pekan Kreasi Pati, diharapkan produk-produk UMKM lokal ini bisa go international. Banyak sekali produk UMKM Kabupaten Pati yang luar biasa dan berkualitas bagus, seperti jeruk pamelo dan kelapa kopyor.

Dampak ekonomi dari seluruh rangkaian kegiatan tersebut akan direkap secara resmi pada penutupan acara tanggal 5 Agustus mendatang.

Berita terkait

Menembus Pegunungan dan Tebing Curam Akses Trans Papua  Mamberamo–Elelim di Buka

Menembus Pegunungan dan Tebing Curam Akses Trans Papua Mamberamo–Elelim di Buka

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus melanjutkan pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura–Wamena sebagai upaya membuka keterisolasian wilayah pegunungan, memperkuat konektivitas, serta mendorong pemerataan pembangunan di Papua. Saat ini tengah dikerjakan Segmen Mamberamo–Elelim sepanjang 50,14 km yang menghubungkan wilayah Provinsi Papua dengan Papua Pegunungan. Menteri PU

Nurana Diah Dhayanti