Trending

Pemda Manokwari Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Usai Banjir Beruntun

Pemda Manokwari Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana Usai Banjir Beruntun
Situasi Banjir jalan utama di wosi Manokwari. Foto: Toni Toniwut/Spektroom

Manokwari-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Manokwari resmi menetapkan status tanggap darurat bencana menyusul banjir yang terjadi secara beruntun dalam beberapa hari terakhir.

Kondisi ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang terus mengguyur wilayah tersebut, sampai pada Selasa (14/04/2026)

Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengatakan keputusan tersebut diambil sebagai langkah cepat pemerintah daerah dalam merespons dampak cuaca ekstrem yang memicu banjir, tanah longsor, serta meluapnya sejumlah sungai hingga merendam permukiman warga di beberapa lokasi.

“Status tanggap darurat ini kami tetapkan agar penanganan bisa dilakukan secara lebih terkoordinasi dan maksimal, mengingat dampak yang ditimbulkan cukup luas,” ujar Mugiyono.Rabu (15/04/2026)

Ia menjelaskan, pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi bersama berbagai pihak, termasuk unsur TNI dan Polri, guna merumuskan langkah penanggulangan bencana secara terpadu.

Fokus utama saat ini adalah memastikan keselamatan warga, mempercepat distribusi bantuan, serta memulihkan akses di wilayah terdampak.

Meski tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini, kerugian materi yang dialami masyarakat disebut cukup signifikan.

Sejumlah rumah warga terendam, fasilitas umum terdampak, serta aktivitas masyarakat terganggu akibat genangan air dan lumpur. Sebagai bentuk respons cepat, pemerintah juga telah membuka posko bantuan di kawasan Wosi.

Posko tersebut menjadi pusat penyaluran bantuan dari masyarakat maupun pihak lain yang ingin membantu korban terdampak bencana.

“Kami membuka ruang bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi. Bantuan yang dibutuhkan antara lain pakaian layak pakai, makanan siap saji, dan kebutuhan pokok lainnya,” kata Mugiyono.

Ia menegaskan, keterlibatan seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan dalam situasi ini. Pasalnya, kemampuan pemerintah dalam menjangkau seluruh kebutuhan korban masih memiliki keterbatasan, terutama di wilayah yang sulit diakses.

Pemerintah Kabupaten Manokwari juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi dalam beberapa waktu ke depan.

Warga diminta segera melapor jika menemukan kondisi darurat di lingkungan masing-masing. Selain itu, solidaritas sosial dinilai menjadi kunci penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.

“Kami berharap kepedulian masyarakat dapat terus mengalir sehingga proses pemulihan berjalan lebih cepat dan optimal,” ujar Mugiyono.

Hingga saat ini, upaya penanganan dan pendataan dampak bencana masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lapangan.

Pemerintah memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah lanjutan sesuai kebutuhan.

Berita terkait

Festival Dolanan Bocah Pasarkliwon Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Kalangan Anak

Festival Dolanan Bocah Pasarkliwon Hidupkan Kembali Permainan Tradisional di Kalangan Anak

Surakarta – Spektroom: Upaya melestarikan permainan tradisional sekaligus mengenalkan warisan budaya Nusantara kepada generasi muda diwujudkan melalui Festival Dolanan Bocah Kecamatan Pasarkliwon di Pendopo Kecamatan, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan ini melibatkan anak-anak dari 10 kelurahan untuk mengenal dan memainkan kembali berbagai dolanan tradisional yang sarat nilai edukasi. Festival dibuka

Ciptati Handayani, Heriyoko