Pemerintah Provinsi Lampung Ikuti Secara Virtual Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026

Pemerintah Provinsi Lampung Ikuti Secara Virtual Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026
Kaban Kesbangpol Provinsi Lampung Senen Mustakim (kedua dari kanan) mengikuti secara virtual Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026. (Foto Spektroom).

Bandarlampung - Spektroom: Kepala Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kaban Kesbangpol) Provinsi Lampung Senen Mustakim bersama Kadis Lingkungan Hidup Provinsi Lampung Riski Sofyan mengikuti secara virtual Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 dengan tema "Saatnya Bekerja untuk Iklim", dari Pasar Raya Lebak Budi, Bandarlampung.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026 itu sendiri berlangsung di Bumi Perkemahan & Graha Wisata Pramuka, Cibubur Jakarta Timur, Sabtu (6/6/2026).

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 (Foto Capture YouTube KLH-BPLH).

Deputi Bidang Pengendilan Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan, Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), yang juga Ketua Pelaksana kegiatan, Rasio Ridho Sani, dalam laporannya menyebutkan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini merupakan momentum yang sangat penting yang sudah dilakukan sejak tahun 1973.

Diperingati dalam rangka untuk meneguhkan komitmen bersama dalam membangun peradaban baru, peradaban yang ramah lingkungan, yang bertanggung jawab tidak hanya untuk generasi sekarang, tapi generasi yang akan datang.

Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini juga sebagai upaya kita bersama untuk mewujudkan hak setiap orang mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat.

Menurut Rasio Ridho Sani, peringatan hari lingkungan hidup ini dilaksanakan secara serentak secara daring dan luring oleh Pemerintah Kabupaten/Kota dan Provinsi di Indonesia.

Hadir secara langsung di Cibubur sebanyak kurang lebih 10.141 peserta terdiri dari, 8.000 petugas kebersihan, Jumantik dan Dawis Provinsi DKI, 131 petugas kebersihan Kota Depok, 100 petugas kebersihan dari kota Bekasi serta 1200 pemulung dari asosiasi pemulung dan pengepul Indonesia.

Selanjutnya 310 anggota konfederasi Serikat Pekerja Suruh Indonesia, 200 komunitas pramuka Satuan Karya Kalpataru serta perwakilan dari dunia usaha, kementerian dan lembaga. Panitia juga membagikan kepada seluruh peserta berupa bibit dan tanaman, tempat pilah sampah organik.

"Hal ini dimaksudkan agar kita bersama-sama setelah selesai acara ini untuk dapat melakukan upaya-upaya membersihkan sekitar lokasi dan menampohon untuk mengurangi emisi sejalan dengan apa dicanangkan oleh Presiden Gerakan Indonesia Asri" ujar Rasio Ridho Sani.

Sementara diforum yang sama Mentri KLH/Kepala BPLH Jumhur Hidayat mengingatkan kondisi Tempat Penampungan Akhir (TPA) Sampah yang telah kelebihan beban akibat dari kebiasaan kumpul, angkut, buang.

audio-thumbnail
Voice Jumhur Hidayat HLH
0:00
/130.46

"Sampah tidak terpilah, pengolahan lahan urug terbuka, gas metan tidak dimanfaatkan. Kondisi ini menyebabkan darurat sampah. TPA overload dan TPA menjadi sumber emisi terbesar dari sektor persampahan di Indonesia" tandas Jumhur.

Menurut Jumhur penanganan sampah tidak boleh lagi hanya bertumpu pada pendekatan hilir, namun harus mengubah paradigma tata kelola sampah secara menyeluruh.

"Oleh karena itu, pada hari ini saya mengajak seluruh elemen masyarakat di seluruh Indonesia untuk melakukan gerakan pemilihan sampah dari rumah tangga untuk Indonesia Asri" katanya lagi.

Jumhur Hidayat juga mengatakan sampah hanyalah salah satu manifestasi dari kerusakan lingkungan seperti pencemaran udara akibat emisi kendaraan dan industri, pencemaran air sungai, danau, serta pencemaran wilayah pesisir dan laut akibat limbah domestik, industri, dan mikroplastik.

"Selain itu, juga kerusakan lahan akibat alih fungsi deforestasi dan degradasi tanah, rusaknya habitat flora dan fauna, hilangnya kandekaran hayati semuanya, menimbulkan tekanan serius terhadap kesibahan ekosistem" terangnya.

Pada bagian lain sambutannya Jumhur Hidayat juga mengatakan bahwa dampak dari pencemaran dan kerusakan ini tidak hanya bersifat ekologis, tetapi juga ekonomi dan sosial.

Melihat kenyataan tersebut, kondisi bumi kita tidak sedang baik, baik saja. Untuk itu, mari kita bersama perlu melakukan pertobatan ekologis.

"Pertobatan ekologis bukan sekedar kata-kata, tetapi sebuah panggilan untuk merenung dan mengubah cara kita berinteraksi dengan alam. Kita diajak untuk memuliakan alam, mengintrospeksi setiap perilaku dan kebiasaan yang berdampak pada lingkungan" ujarnya mengakhiri sambutan.(@Ng).

Berita terkait

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Kampung Quran di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Program ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat, serta akan dikembangkan sebagai percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. "Kami ingin Kampung Qur&

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan siap menjadi daerah penyangga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain menyiapkan puluhan arena pertandingan, Jakarta juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp166 miliar untuk meningkatkan kualitas venue

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Banyumas – Spektroom Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pasar Murah dan UMKM di Kelurahan Kranji, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Kantor

Bian Pamungkas
ссс