Pemerintah Provinsi Papua Gaungkan “Papua Bebas Sampah” di HPSN 2026
Spektroom – Pemerintah Provinsi Papua menggaungkan komitmen “Papua Bebas Sampah Menuju Papua Cerah” dalam momentum Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026.
Ajakan itu disampaikan Gubernur Papua Matius Fakiri melalui sambutan tertulis yang dibacakan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Papua, Christian Sohilait, pada talkshow HPSN di Kantor Gubernur Papua, Dok II, Jayapura, Sabtu (21/2/2026).
Dalam sambutannya, gubernur menegaskan pentingnya menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, menghentikan penebangan liar, serta tidak membangun permukiman di bantaran sungai yang berpotensi memicu bencana.
“Lingkungan yang bersih dan sehat adalah fondasi untuk menciptakan masyarakat yang cerdas, sejahtera, dan hidup dalam harmoni sosial,” demikian pesan Gubernur Fakiri.
Tema lokal “Papua Bebas Sampah Menuju Papua Cerah (Cerdas, Sejahtera, dan Harmoni)” disebut sejalan dengan tema nasional HPSN 2026, “Kolaborasi untuk Indonesia Asri (Aman, Sehat, Bersih, dan Indah)”.
Pemerintah menekankan bahwa pengelolaan sampah bukan semata tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh elemen masyarakat.
Menurut Fakiri, perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Kebiasaan sederhana seperti memilah sampah rumah tangga, mengurangi plastik sekali pakai, hingga menjaga kebersihan lingkungan sekitar diyakini menjadi penentu kualitas lingkungan dan masa depan generasi Papua.
Talkshow tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dan diikuti kalangan pelajar serta komponen masyarakat.
Diskusi juga menyoroti sejumlah titik penimbunan sampah di Kota dan Kabupaten Jayapura, termasuk kawasan sekitar Bandara Sentani.
Airport Facility Department Bandara Sentani, Haris Hutahean, mengungkapkan bahwa pihaknya setiap hari mengelola sekitar tiga ton sampah.
Dari jumlah tersebut, sekitar 40 persen merupakan sampah organik.
“Tingginya volume sampah di bandara bertaraf internasional ini menjadi perhatian serius kami.
Jika tidak dikelola optimal, tumpukan sampah bisa mengganggu estetika dan kenyamanan penumpang,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, pengelola bandara menambah titik tempat pembuangan sampah, terutama di area strategis seperti terminal penumpang.
Upaya itu dilakukan untuk memastikan kawasan bandara tetap bersih, tertib, dan ramah lingkungan.
Melalui HPSN 2026, Pemprov Papua berharap kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat semakin kuat.
Targetnya jelas: Papua yang bebas sampah bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata menuju Papua yang cerah dan berkelanjutan. (Toni Teniwot)