Pemkab Jayawijaya Alihfungsikan Mobil Damkar, Salurkan Air Bersih Untuk Warga

Distribusi gratis ini dilakukan setiap hari dan berjalan rutin sejak bulan Juni 2026, dari pagi hingga sore

Pemkab Jayawijaya Alihfungsikan Mobil Damkar, Salurkan Air Bersih Untuk Warga
Penyaluran air bersih bagi warga jayawijaya. (foto: doc. Pemkab Jayawijaya)

Jayawijaya-Spektroom : Kemarau sejak Juni 2026 memicu krisis air bersih di Kabupaten Jayawijaya, membuat Pemkab setempat bergerak cepat mengalihfungsikan dua armada truk damkar berkapasitas 3.500 dan 2.500 liter untuk memasok air bersih ke pemukiman warga dan rumah ibadah di Wamena.

Distribusi gratis ini dilakukan setiap hari dan berjalan rutin sejak bulan juni 2026, dari pagi hingga sore guna merespons lonjakan permintaan warga akibat mengeringnya sumber air.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Dinas Satpol PP Kabupaten Jayawijaya, Karman, mengaku intensitas penyaluran air bersih kini terus meningkat drastis setiap harinya.

"Tadi kami membantu warga di Jalan Irian Atas, tepatnya di sekitar gedung Tongkonan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada musim kemarau saat ini," kata Karman Senin,27 Juli 2026.

"Pemkab Jayawijaya berkomitmen untuk selalu siaga merespons laporan warga, baik dalam penanganan musibah kebakaran maupun pemenuhan kebutuhan sosial mendesak seperti krisis air," tandas Karman.

Selain menyasar kawasan pemukiman padat penduduk, fasilitas umum dan rumah ibadah juga menjadi prioritas pasokan.

"Kami terus beroperasi memberikan bantuan air bersih, bukan hanya untuk perumahan warga tetapi juga tempat-tempat ibadah seperti gereja di Jayawijaya," ujarnya.

Dalam operasi kemanusiaan ini, Dinas Satpol PP Kabupaten Jayawijaya mengerahkan dua unit truk damkar yang masing-masing berkapasitas 3.500 liter dan 2.500 liter. Armada tersebut terus berkeliling melakukan pengantaran dari pagi hingga sore hari guna memastikan seluruh permintaan warga terakomodasi.

Permintaan air bersih setiap hari tidak menentu. Khusus untuk hari ini saja, laporan yang kami terima pagi hari itu sudah ada pengantaran empat kali, belum lagi siang dan sore hari. Hal ini menunjukan bahwa musim kemarau sangat berdampak pada ketersediaan air bersih bagi masyarakat," tutup Karman.

Berita terkait

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Ditengah Keterbatasan Lahan, Pelajar SMAN 69 Pulau Pramuka Panen Hidroponik

Jakarta – Spektroom: Bertani ternyata tidak selalu membutuhkan hamparan tanah yang luas. Di tengah keterbatasan lahan Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, para pelajar SMAN 69 justru menemukan cara lain untuk belajar menghasilkan pangan. Melalui budi daya hidroponik, para siswa belajar menanam, merawat hingga memanen sayuran langsung di lingkungan sekolah. Suasana sekolah pun

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti
Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Ketika Kepedulian Berawal dari Rumah, Kader PKK Gerakkan Bulan Dana PMI Jaksel

Jakarta – Spektroom: Kepedulian terhadap sesama tidak selalu lahir dari langkah besar. Kadang, ia tumbuh dari rumah-rumah sederhana, dari percakapan antarwarga, hingga dari tangan para kader yang setiap hari bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat. Semangat itulah yang ingin dibangun Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Irvan Idris Saleh, Nurana Diah Dhayanti