Pemkab Jeneponto perkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penanganan stunting

Pemkab Jeneponto perkuat sinergi lintas sektor dalam percepatan penanganan stunting
Bupati Jeneponto Pimpin rapat penanganan stunting (Foto : Humas Kominfo Jeneponto )

Jeneponto-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto terus memperkuat komitmen dalam percepatan penanganan dan penurunan stunting melalui penguatan koordinasi serta sinergi lintas sektor.

Komitmen tersebut ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Stunting yang digelar di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Senin (31/8/2026).

Rapat koordinasi dipimpin Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, sebagai bagian dari upaya menyatukan langkah seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam menghadapi persoalan stunting secara terintegrasi dan berkelanjutan.

Dalam arahannya, Bupati Jeneponto menegaskan bahwa penanganan stunting merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh sektor.

Menurutnya, persoalan stunting tidak dapat dipandang semata-mata sebagai persoalan kesehatan, melainkan berkaitan dengan berbagai aspek yang membutuhkan intervensi secara terpadu.

“Stunting ini menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu, diperlukan sinergi seluruh OPD dan stakeholder agar upaya pencegahan dan penanganannya dapat berjalan secara maksimal,” tegas Bupati.

Bupati meminta seluruh OPD terkait untuk mengambil peran secara optimal sesuai tugas dan fungsi masing-masing. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan program yang tepat sasaran dengan berlandaskan pada data serta kondisi riil yang dihadapi masyarakat di lapangan.

Selain penanganan terhadap kasus yang ada, Bupati juga menekankan pentingnya penguatan langkah pencegahan sejak dini.

Perhatian terhadap kesehatan ibu hamil, pemenuhan gizi keluarga, kesehatan bayi dan balita, hingga peningkatan edukasi kepada masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka stunting secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan agar koordinasi dan pengawasan tidak hanya berjalan di tingkat kabupaten, tetapi juga diperkuat hingga ke tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan.

Rapat koordinasi tersebut juga menjadi forum evaluasi terhadap program-program penanganan stunting yang telah berjalan. Berbagai langkah strategis dibahas untuk memperkuat intervensi, meningkatkan efektivitas program, serta memastikan sinergi antar-OPD berjalan secara optimal dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Kabupaten Jeneponto.

Melalui rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Jeneponto kembali menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Sinergi seluruh perangkat daerah, pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan, serta seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan masyarakat Jeneponto yang lebih sehat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia menuju Jeneponto Bahagia.

Berita terkait

UNIMERZ 2026 Jadi Pintu Awal Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Akademik

UNIMERZ 2026 Jadi Pintu Awal Mahasiswa Baru Memulai Perjalanan Akademik

Makassar-Spektroom : Universitas Megarezky (UNIMERZ) kembali menyambut mahasiswa baru melalui rangkaian kegiatan UNIMERZ 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus sekaligus memulai perjalanan mereka sebagai bagian dari keluarga besar Universitas Megarezky. Memasuki hari pertama, para mahasiswa baru tidak hanya diperkenalkan dengan lingkungan akademik, tetapi juga

Yahya Patta, Bian Pamungkas