Pemkab Kuansing Adakan Doa Lintas Agama, Bersempena Kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) Tingkat Provinsi Riau

Pemkab Kuansing Adakan Doa Lintas Agama, Bersempena Kegiatan Hari Amal Bakti (HAB) Tingkat Provinsi Riau
Bupati Kuansing H.Suhardiman Amby, lepas peserta Gerak Jalan Sehat. (Foto: Diskominfoss Kuansing)

Spektroom - Doa lintas agama yang dipimpin para pemuka agama Islam, Kristen, Katolik, dan Buddha, di awali dengan kegiatan Gerak Jalan Sehat Hari Amal Bakti ( HAB) Tingkat Provinsi Riau, yang berlangsung Jumat pagi (2/1/2026) di Taman Jalur Teluk Kuantan.

Doa bersama tersebut menjadi simbol kuatnya kerukunan umat beragama di Kabupaten Kuantan Singingi, sekaligus harapan agar daerah ini senantiasa berada dalam keadaan aman dan damai.

Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby secara langsung melepas peserta Jalan Sehat Kerukunan. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa hadiah umrah telah disiapkan dan akan diberikan dengan ketentuan tertentu, demi menjaga ketertiban dan rasa keadilan, kata Bupati.

“Hadiah umrah ini kita siapkan untuk masyarakat. Kupon undian tidak berlaku apabila didapat oleh Forkopimda dan pejabat daerah,” ujar Suhardiman Amby.

Penegasan itu disambut tepuk tangan peserta yang memadati area start. Banyak warga mengaku hadiah umrah menjadi penyemangat tersendiri untuk ikut serta, meski tujuan utama kegiatan tetap mempererat silaturahmi dan kebersamaan.

Usai pelepasan, ribuan peserta melangkah menyusuri rute pusat Kota Teluk Kuantan hingga berakhir di Lapangan Limuno. Senyum dan canda mewarnai perjalanan, menciptakan suasana hangat di tengah cuaca mendung.

Bagi sebagian peserta, hadiah umrah memang menjadi harapan, namun bagi banyak lainnya, kegiatan ini lebih bermakna sebagai momentum kebersamaan lintas agama dan simbol kuatnya toleransi di Bumi Jalur.

Hadir pada tersebut Ketua DPRD, H Juprizal, Kapolres, AKBP Raden Ricky, Kajari, M Harun Sunadi, SE, SH, MH Kakanwil Kemenag Riau, Dr. H Muliardi, MPd, seluruh Kemenag Kabupaten /Kota, Kepala OPD dan Camat Se Kuansing. (SN/HH)

Berita terkait

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif  di Aceh

Sekolah Rakyat Permanen Tahap II, Terus Dilakukan Secara Masif di Aceh

Spektroom – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Tahap II di Provinsi Aceh sebagai bagian dari pemulihan pasca bencana banjir bandang sekaligus upaya memutus mata rantai kemiskinan melalui peningkatan akses pendidikan yang berkualitas. Pembangunan Sekolah Rakyat di Aceh diharapkan menjadi simpul pemulihan sosial dan ekonomi masyarakat terdampak

Nurana Diah Dhayanti