Pemkab Kuantan Singingi Resmi Lounching Logo MTQ Riau ke 44 Tahun 2026
Teluk Kuantan-Spektroom: Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) resmi melaunching logo Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026 di Ruang Multimedia Kantor Bupati Kuansing, Kamis (07/05/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Riau yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Riau H. Zulkifli Syukur, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau, pengurus LPTQ Provinsi Riau, Kantor Kemenag kabupaten/kota, bupati dan wali kota se-Provinsi Riau, serta pengurus LPTQ kabupaten/kota se-Riau.
Dalam sambutannya, H. Zulkifli Syukur menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kesiapan Kabupaten Kuantan Singingi sebagai tuan rumah MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau. Menurutnya, proses persiapan yang dilakukan Pemkab Kuansing bersama panitia menunjukkan keseriusan dan antusiasme luar biasa dari masyarakat.
“Luar biasa antusias masyarakat terhadap MTQ ini. Baru kali ini lomba logo MTQ diikuti hingga 107 peserta. Ini menunjukkan MTQ berada di hati masyarakat, khususnya masyarakat Kuansing,” ujarnya.
Ia menyebutkan, progres persiapan pelaksanaan MTQ saat ini telah mencapai sekitar 70 persen. Menurutnya, kegiatan MTQ nantinya diyakini akan memberikan dampak positif bagi daerah, mulai dari pertumbuhan UMKM, pelestarian budaya Melayu, hingga peningkatan ekonomi masyarakat melalui kehadiran ratusan ribu pengunjung.
“Launching logo hari ini sangat luar biasa, bahkan melebihi ekspektasi dan bisa menjadi contoh serta studi tiru ke depan,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby mengatakan bahwa MTQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an, namun menjadi sarana membangun karakter masyarakat dan memperkuat nilai-nilai keislaman yang berpadu dengan adat budaya Melayu.
“Adat bersandi syara’, syara’ bersandi Kitabullah. MTQ ini menjadi momentum membumikan Al-Qur’an dalam kehidupan masyarakat,” ujar Bupati.
Pada kesempatan itu juga diperkenalkan tema resmi MTQ ke-44 tingkat Provinsi Riau tahun 2026, yakni “Aktualisasi Spirit Al-Qur’an Wujudkan Riau Bermarwah dan Hebat.”
Logo MTQ yang diluncurkan mengandung filosofi khas Kuantan Singingi dengan memadukan bentuk Kubah Masjid Ar-Raudhah, tulisan MTQ, mushaf Al-Qur’an, rehal, serta perahu jalur dengan empat gelombang riak air yang melambangkan persatuan dan kekompakan masyarakat.
Bupati juga menjelaskan bahwa pelaksanaan MTQ tahun ini akan menghadirkan konsep berbeda dibanding tahun sebelumnya. Selain pawai taaruf di darat, panitia juga akan menggelar pawai air menggunakan perahu baganduang di Sungai Kuantan sebagai bagian dari promosi budaya daerah.
Tidak hanya itu, stand pameran dan bazar UMKM akan ditempatkan berdampingan dengan astaka utama yang dibangun di atas lahan sekitar 1,5 hektare. Kawasan tersebut dirancang menjadi pusat kegiatan MTQ sekaligus ruang promosi budaya dan ekonomi masyarakat.
Menurut Bupati, MTQ merupakan helat bersama seluruh masyarakat Riau dengan semangat kebersamaan dan persatuan.
“Elok bumi dek basamo, dek basamo sagalo taraso ringan.
Hadiah dan urutan bukan yang utama, namun yang terpenting adalah persaudaraan dan persatuan antar kabupaten/kota se-Provinsi Riau,” katanya.
Ia juga menyebutkan Menteri Agama RI direncanakan hadir pada pelaksanaan MTQ mendatang. Pemerintah daerah memperkirakan hampir 600 ribu orang akan datang ke Kabupaten Kuantan Singingi selama pelaksanaan MTQ berlangsung. (SN/HH)