Trending

Pemkab Madiun Lakukan Penguatan IKM Olahan Jagung

Pemkab Madiun Lakukan Penguatan IKM Olahan Jagung
Peserta Penguatan IKM sedang mendengarkan pengarahan dari bupati Madiun (ft Kominfo)

Madiun-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Madiun melakukan penguatan sektor Industri Kecil Menengah (IKM) di Balai Desa Sidomulyo, Kecamatan Wonoasri (7/4/2026). Kegiatan penguatan IKM diikuti oleh 20 peserta mayoritas ibu-ibu dari masyarakat desa setempat dengan materi hilirisasi produk olahan jagung menjadi produk bernilai tinggi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan serta mendorong lahirnya industri kecil berbasis potensi lokal, khususnya komoditas jagung. Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan strategi pembangunan ekonomi melalui hilirisasi dan industrialisasi menjadi langkah utama dalam meningkatkan nilai tambah produk. Bahan mentah diolah menjadi produk jadi maupun setengah jadi sehingga mampu memperkuat perekonomian masyarakat lokal.

Diharapkan program ini mampu memberikan dampak nyata, antara lain mengurangi angka kemiskinan, menurunkan tingkat pengangguran terbuka, serta mendukung program Asta Cita dalam mewujudkan swasembada pangan.

Pemerintah Kabupaten Madiun juga berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mendukung penguatan IKM melalui berbagai upaya, di antaranya optimalisasi sumber daya alam jagung, peningkatan daya saing produk berstandar, serta fasilitasi bantuan permodalan usaha bagi masyarakat. Sementara itu, perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, I Gede Made Suwanda, S.STP selaku Analis SDM Aparatur Ahli Madya, menyampaikan peran pemerintah sangat penting dalam menekan angka pengangguran melalui pemberdayaan masyarakat yang maksimal dan berdaya saing. Senada dengan hal tersebut, akademisi dari Universitas Diponegoro Semarang, Dr. Jaka Aminata selaku Ketua Program Ekonomi, menekankan pentingnya kewirausahaan dalam mengurangi angka pengangguran. Menurutnya, ide dan kreativitas masyarakat menjadi faktor kunci dalam menciptakan peluang usaha yang berdampak positif bagi perekonomian. Antusiasme peserta dalam mengikuti pelatihan terlihat sangat tinggi. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan guna memperkuat kapasitas masyarakat serta mendorong tumbuhnya industri kecil yang mandiri dan kompetitif

Berita terkait

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025,  Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Maluku Raih Terbaik Ketiga Nasional IPP 2025, Lewerissa Persembahkan Penghargaan untuk Seluruh Rakyat dan Pemuda

Ambon-Spektroom: Provinsi Maluku kembali menunjukkan capaian positif dalam pembangunan kepemudaan di tingkat nasional. Prestasi tersebut diperoleh melalui peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) Tahun 2025, Maluku berhasil menempati posisi Terbaik Ketiga Nasional, sebuah prestasi yang mencerminkan kerja bersama pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat. Penghargaan ini diterima Gubernur Maluku, Hendrik

Yantje Lekatompessy, Pelinus Latuheru
Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Lantik 73 Pejabat Pengawas, Bupati Banyuwangi Minta Pejabat Berikan Pelayanan Terbaik Bagi Masyarakat

Banyuwangi-Spektroom :  Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 73 pejabat pengawas yang akan bertugas di kelurahan dan kecamatan, di Aula Rempeg Jogopati, Kamis malam (29/10/2026). Dalam sambutannya, Bupati Ipuk Fiestiandani meminta kepada seluruh jajaran kecamatan dan kelurahan untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Seperti melayani dengan ramah dan senyuman,

Julianto
Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jihan Nurlela Terima Penghargaan Tokoh Muda Di Bidang Kewirausahaan, JCI Batavia X SMESCO UMKM Business Summit 2026

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela menegaskan pentingnya membangun ekosistem usaha yang mampu mempersiapkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lampung untuk menembus pasar global. Selain meningkatkan kualitas produk, UMKM perlu memiliki pola pikir global, akses pasar, pembiayaan, pemenuhan standar, serta kapasitas produksi yang konsisten untuk memenuhi kebutuhan ekspor

Anggoro AP