Trending

Pemkab Manokwari Terapkan Sekolah Gratis Bagi Sekolah Negeri

Pemkab Manokwari Terapkan Sekolah Gratis Bagi Sekolah Negeri
Keterangan pers wabup Manokwari Mugiyono. (foto: doc.humas pemkab.Manokwari)

Manokwari-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Manokwari mulai merealisasikan program sekolah gratis yang difokuskan bagi seluruh sekolah negeri. Program ini mencakup pembebasan berbagai biaya pendidikan yang selama ini menjadi beban orang tua siswa, termasuk biaya pendaftaran dan pungutan lainnya.

Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono, mengatakan pada tahap awal program sekolah gratis diprioritaskan untuk sekolah negeri. Sedangkan bagi sekolah swasta akan menjadi perhatian pemerintah daerah pada tahap berikutnya dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah.

"Sekolah gratis yang kita canangkan tahun ini masih difokuskan untuk sekolah negeri. Untuk sekolah swasta mungkin ke depan, kalau kemampuan fiskal daerah mencukupi. Kita juga akan memikirkan memberikan subsidi atau bahkan bantuan penuh. Paling tidak kita mencari solusi agar sekolah swasta juga dapat terbantu,” ujarnya Senin (13/7/2026).

Menurut Mugiyono, melalui program tersebut seluruh biaya pendidikan yang menjadi tanggungan orang tua siswa di sekolah negeri tidak lagi diperbolehkan dibebankan kepada masyarakat.

“Biaya sekolah maupun biaya lainnya tidak boleh lagi dibebankan kepada orang tua. Termasuk biaya pendaftaran juga tidak boleh ada pungutan,” katanya.

Selain membebaskan biaya pendidikan, Pemerintah Kabupaten Manokwari juga akan memberikan bantuan seragam bagi peserta didik baru sebagai bagian dari implementasi program sekolah gratis.

Mugiyono menegaskan komite sekolah tetap dapat menjalankan fungsi dan perannya dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan. Namun, komite sekolah tidak diperbolehkan menarik iuran rutin setiap bulan kepada orang tua siswa.

Mengenai penggalangan dana sebut Wabub. masih dimungkinkan apabila dilakukan untuk mendukung kegiatan pendidikan tertentu dan berdasarkan kesepakatan bersama, bukan menjadi kewajiban yang harus dibayar secara berkala.

“Kalau ada kegiatan tertentu yang dilakukan komite masih diperbolehkan. Yang tidak boleh itu iuran rutin setiap bulan. Kalau rutin, itu akan menjadi beban lagi bagi masyarakat maupun orang tua,” tegas Mugiyono.

Terkait pengadaan buku pelajaran, Mugiyono menjelaskan komponen tersebut belum masuk dalam cakupan program sekolah gratis. Namun pemerintah daerah akan terus melakukan evaluasi dan menyesuaikan kebijakan sesuai kemampuan anggaran yang tersedia.

Berita terkait

Tujuh UPT BPOM Regional Manado Satukan Langkah Perkuat Pengujian Obat dan Makanan

Tujuh UPT BPOM Regional Manado Satukan Langkah Perkuat Pengujian Obat dan Makanan

Sofifi-Spektroom : Jarak geografis boleh memisahkan, tetapi komitmen menjaga keselamatan masyarakat menyatukan. Semangat inilah yang mengemuka dalam Monitoring dan Evaluasi (Monev) Sistem Regionalisasi Laboratorium Regional Manado yang berlangsung selama dua hari di Aula Kie Raha, Balai POM Maluku Utara di Sofifi. Kegiatan ini mempertemukan tujuh Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPOM

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Rayakan HUT Keempat, FLO DKI Perkuat Kolaborasi Ormas Dukung Pembangunan Jakarta

Rayakan HUT Keempat, FLO DKI Perkuat Kolaborasi Ormas Dukung Pembangunan Jakarta

Jakarta - Spektroom: Forum Lintas Ormas (FLO) DKI Jakarta memperkuat kolaborasi antarorganisasi kemasyarakatan (ormas) untuk mendukung pembangunan, menjaga kerukunan, serta menciptakan keamanan dan ketertiban di Ibu Kota Komitmen tersebut disampaikan dalam perayaan Milad Keempat FLO DKI Jakarta di Yayasan Madrasah Sa’adatuddarain, Tegal Parang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Sabtu (31/10/

Irvan Idris Saleh, Heriyoko