Pemkab Pasbar Apresiasi Realisasi Bantuan Alsintan dan Sarana Perikanan melalui Pokir DPR RI

Pemkab Pasbar Apresiasi Realisasi Bantuan Alsintan dan Sarana Perikanan melalui Pokir DPR RI
Penyerahan bantuan alsintan melalui Pokir Anggota DPR RI, Cindy Monica di Pasaman Barat. (Foto: Diskominfo Pasbar)

Spektroom - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pemkab Pasbar) mengapresiasi realisasi bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) serta sarana dan prasarana perikanan yang disalurkan Anggota DPR RI, Cindy Monica Salsabila, kepada kelompok masyarakat di Pasaman Barat, Sabtu (21/2/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Cindy Monica Salsabila didampingi Sekda Pasbar, anggota DPRD Pasbar, serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Penyerahan bantuan sarana perikanan dilakukan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Nila Bioflok Berkah di Jambak Jalur 1 Barat, Kecamatan Luhak Nan Duo. Bantuan berupa kolam bioflok itu dinilai sebagai solusi strategis untuk meningkatkan produktivitas budidaya ikan. “Sistem bioflok lebih efektif dan efisien dibandingkan kolam tanah konvensional. Dengan sirkulasi oksigen yang optimal pada kolam bundar ini, hasil panen diharapkan lebih besar dalam waktu lebih singkat,” ujar Cindy. Ia menambahkan, program tersebut juga diarahkan untuk mendorong lahirnya wirausaha muda di sektor perikanan. “Kami ingin generasi muda di Pasaman Barat berani menjadi entrepreneur yang mandiri dan inovatif,” katanya. Sementara itu, bantuan alsintan disalurkan kepada Kelompok Tani (Poktan) Bina Sehati di Karang Rejo, Desa Baru Barat, Kecamatan Ranah Batahan. Bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya modernisasi pertanian sekaligus percepatan pemulihan lahan terdampak bencana. Bupati Pasaman Barat yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Doddy San Ismail menyampaikan, bantuan tersebut merupakan tindak lanjut dari usulan Pemkab Pasbar kepada kementerian teknis melalui mekanisme pokok pikiran (pokir) DPR RI. “Bantuan ini merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat melalui usulan yang kami sampaikan dan diperjuangkan lewat pokok pikiran Anggota DPR RI. Alhamdulillah, hari ini dapat direalisasikan untuk masyarakat,” ujar Doddy. Menurutnya, dukungan itu sejalan dengan program prioritas Pemkab Pasbar dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan daerah, terutama pascabanjir dan longsor yang berdampak pada sektor pertanian. Berdasarkan data Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, bencana banjir dan longsor sebelumnya menyebabkan kerusakan sekitar 524 hektare sawah dan 288 hektare kebun, serta merusak belasan saluran irigasi dan jembatan di Pasaman Barat. Adapun rincian bantuan alsintan pra dan pascapanen tahun 2025 untuk 43 kelompok tani meliputi dua unit traktor roda dua, empat unit pompa air, 25 unit hand sprayer, serta dua unit combine harvester besar. Selain itu, disalurkan 15 ton benih jagung hibrida varietas Bisi 18 untuk lahan seluas 1.000 hektare yang dibagikan kepada 105 kelompok tani. Doddy menambahkan, penyerahan satu unit combine harvester besar di Ranah Batahan yang dirangkaikan dengan kegiatan panen raya bersama petani setempat menjadi bukti nyata dukungan pemerintah pusat dalam percepatan swasembada pangan di Pasaman Barat. “Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas pertanian secara berkelanjutan di Pasaman Barat. Ke depan, Pemkab Pasbar akan terus mengusulkan kebutuhan strategis lainnya melalui kementerian terkait agar pembangunan sektor pertanian dan perikanan semakin optimal,” ujarnya. Kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog bersama petani dan pembudidaya ikan guna menyerap aspirasi serta mengidentifikasi kebutuhan lanjutan di lapangan sebagai bahan evaluasi dan perencanaan program Pemkab Pasbar. (RRE/Rel)

Berita terkait

DKPPP Jember Lindungi Ternak Dari Wabah, Optimalkan Produksi Telur

DKPPP Jember Lindungi Ternak Dari Wabah, Optimalkan Produksi Telur

Spektroom - Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan, dan Perikanan (DKP3) Kabupaten Jember melakukan langkah konkret dalam mengawal keberhasilan program bantuan peternakan melalui kegiatan monitoring dan evaluasi komprehensif. Kegiatan yang berlokasi di kandang penerima manfaat Desa Suco, Kecamatan Mumbulsari ini merupakan sinergi antara bidang peternakan DKP3 dengan UPTD Laboratorium Kesehatan Hewan, Kesmavet,

Budi Sucahyono, Rafles