Pemko, BNPB dan Basarnas Maksimalkan Upaya Menemukan 33 Korban Hilang

Pemko, BNPB dan Basarnas Maksimalkan Upaya Menemukan 33 Korban Hilang
(Foto: Kominfo Padang Panjang)

Spektroom - Upaya pencarian korban hilang akibat galodo dan tanah longsor terus ditingkatkan. Memasuki hari ke-11 pascabencana, Pemerintah Kota bersama Basarnas dan BNPB kembali mengerahkan seluruh kekuatan untuk menyisir berbagai lokasi pencarian, Minggu (7/12/2025).

Pencarian dimulai setelah Apel Bersama di Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Padang Panjang, Sonny Budaya Putra.

Pada kesempatan itu, Sonny menegaskan, pelaksanaan apel bertujuan memaksimalkan kembali upaya pencarian terhadap 33 korban yang masih belum ditemukan, terdiri dari 17 warga Padang Panjang dan 16 warga dari luar daerah.

Ia menyampaikan, seluruh tim akan kembali bekerja secara terkoordinir dengan pembagian area yang lebih terstruktur, serta menekankan pentingnya kehati-hatian dalam menjalankan tugas di tengah kondisi cuaca yang berubah-ubah.

Sonny berharap seluruh korban dapat segera ditemukan mengingat waktu pencarian telah memasuki hari ke-11.

Koordinator Pencarian dan Pertolongan Banjir Bandang Padang Panjang dari Basarnas, Samsul Akmalmenyampaikan, pencarian dilakukan melalui empat sektor utama yang telah ditentukan. Sektor pertama menyisir aliran dari titik 0 Jembatan Kembar hingga Mega Mendung, sementara tim lainnya melakukan pemantauan proses normalisasi sungai di sepanjang jalur terdampak.

Pencarian juga dilakukan dari Kayu Tanam hingga Bendungan Anai menggunakan teknik arung jeram untuk menjangkau area sungai yang sulit diakses. Sedangkan sektor terakhir mencakup wilayah dari Bendungan Batang Anai hingga Lubuk Alung dengan bantuan perahu karet bermesin.

Operasi ini melibatkan personel dari berbagai wilayah, termasuk BNPB, Basarnas Riau, Jambi, Palembang, Limapuluh Kota, dan Tanah Datar. Selain itu, unsur pendukung seperti Satpol PP Damkar, TNI, Polri, PMI, Tagana, serta tim potensi SAR lainnya turut terlibat dalam memperkuat pencarian.

Apel tersebut juga dihadiri Kepala BPBD Kesbangpol, Nofiyanti, Kepala Dinas Sosial PPKBPPPA, Winarno, Kepala Satpol PP Damkar, Benny, Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Ade Devita, dan sejumlah unsur lainnya yang terus memberikan dukungan penuh terhadap upaya pencarian. (RRE/shintia)

Berita terkait

Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 13 - 16 Agustus 2026. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Marini Zahrina Ismah Albaar dalam releasenya Kamis (13/8/2026)

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Prof. Dr. Mahfud Nurnajuddin: Utang Rp10.293 Triliun, Jangan Sampai Indonesia Hanya Mewariskan Tagihan

Prof. Dr. Mahfud Nurnajuddin: Utang Rp10.293 Triliun, Jangan Sampai Indonesia Hanya Mewariskan Tagihan

Makassar- Spektroom : Angka Rp10.293,69 triliun mungkin terdengar seperti statistik biasa dalam laporan fiskal pemerintah. Tetapi bagi Prof. Dr. Mahfud Nurnajamuddin, angka itu menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: apa yang sebenarnya dibeli negara dengan utang sebesar itu? Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang

Yahya Patta, Buang Supeno
ссс