Pemko Bukittinggi dan Kemenekraf Perkuat TIK UMKM Untuk Pulihkan Ekonomi Pasca Bencana
Bukittinggi-Spektroom : Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif RI gelar pelatihan dan pendampingan intensif Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) untuk para penggiat UMKM di wilayah terdampak bencana. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi di Istana Bung Hatta, Rabu (12/8/2026).
Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan, kehadiran Kementerian Ekonomi Kreatif menjadi bentuk kepedulian pemerintah pusat dalam membantu pemulihan ekonomi masyarakat Bukittinggi pascabencana akhir 2025.
Meskipun tidak mengalami dampak bencana secara langsung seperti daerah lain, dampak bencana tersebut turut memengaruhi aktivitas ekonomi Bukittinggi yang bergantung pada sektor jasa, perdagangan dan pariwisata.
"Banyak hal yang dapat dilakukan melalui TIK untuk menghasilkan pendapatan, seperti aplikasi, website dan content creator. Dengan pemahaman TIK, tentu juga dapat membantu promosi dan prosesjual beli setial priduk UMKM secara online. Untuk tindak lanjut yang nyata, Kami berharap peserta dapat membentuk komunitas yang saling membantu dan berbagi," ungkapnya.
Sekda menambahkan, Pemko Bukittinggi terus melakukan penataan kota agar semakin indah, nyaman dan menarik bagi wisatawan. Hal ini penting karena perekonomian Bukittinggi sangat bergantung pada kunjungan masyarakat dari berbagai daerah. Semakin banyak pengunjung datang, maka semakin banyak pula aktivitas ekonomi masyarakat yang bergerak.
Direktur Aplikasi sekaligus Plt. Direktur Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif, Tri Wahyudi, menyampaikan, kegiatan ini merupakan tahap awal dalam program sinergi, inkubasi, akselerasi dan penguatan.
Bukittinggi memiliki potensi ekonomi kreatif, khususnya sektor fashion, kuliner dan kriya, yang perlu didorong untuk berkembang secara digital.
Kemenekraf hadir untuk memberdayakan pelaku usaha melalui berbagai platform teknologi, termasuk mendorong pemanfaatan platform lokal agar semakin maju dan berkembang di Indonesia. (Rita)