Pemko Padang Serahkan Bantuan Alat Band, Hidupkan Semangat Ekstrakurikuler di Sekolah

Pemko Padang Serahkan Bantuan Alat Band, Hidupkan Semangat Ekstrakurikuler di Sekolah
Walikota Padang, Fadly Amran secara simbolis menyerahkan bantuan peralatan band untuk SLTA di Kota Padang. (Foto: Diskominfo Kota Padang)

Spektroom - Pemerintah Kota (Pemko) Padang terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, kreatif, dan berkarakter melalui pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di sekolah.

Salah satu langkah nyata dilakukan dengan menyerahkan bantuan alat band lengkap kepada sejumlah sekolah di Kota Padang.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Padang Fadly Amran di SMP Negeri 5 Padang, Jumat (31/10/2025), didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang Yopi Krislova, serta jajaran sekolah penerima.

Menurut Wali Kota Padang Fadly Amran, pendidikan yang baik tidak hanya berorientasi pada capaian akademik, tetapi juga pada pengembangan potensi non-akademik siswa, termasuk seni dan musik.

“Kita tentu ingin meningkatkan kapasitas dan kapabilitas anak-anak kita, baik di bidang akademis maupun non-akademis. Pemerintah melalui Dinas Pendidikan berupaya memfasilitasi keinginan belajar siswa, baik dalam kesenian, keolahragaan, keagamaan, pramuka, maupun sains,” ujar Fadly.

Ia juga menegaskan bahwa Pemko Padang akan terus mendorong penguatan pembelajaran berbasis teknologi seperti programming dan robotic, yang akan dijadikan agenda perlombaan rutin di sekolah.

Lebih jauh, Fadly menyampaikan rencana Pemko Padang untuk menjadikan beberapa sekolah sebagai pilot project sekolah berwawasan internasional.

“Kita ingin beberapa sekolah di Kota Padang bisa ditunjuk menjadi sekolah internasional yang fokus pada penguasaan bahasa asing seperti Bahasa Inggris, Jerman, dan Arab. Pemerintah akan mendukung fasilitasnya dengan smart board, chromebook, dan aplikasi smart classroom,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Disdikbud Kota Padang Yopi Krislova menjelaskan bahwa bantuan alat band diberikan kepada tujuh sekolah, yakni SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 7, dan SMPN 25 Padang.

“Bantuan ini berupa satu set alat band lengkap, terdiri dari gitar, organ, mixer, dan lainnya. Sekolah lainnya juga mendapat bantuan sarana olahraga, perbaikan lapangan, dan fasilitas pendukung kegiatan belajar,” ungkap Yopi.

Yopi menambahkan, pada tahun 2026 pihaknya juga menargetkan pengadaan smart board untuk seluruh sekolah di Kota Padang guna mempercepat transformasi digital pendidikan.

Salah satu penerima bantuan, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMPN 5 Padang Neldawati, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian Pemko Padang terhadap pengembangan bakat siswa.

“Kami sangat senang dengan bantuan ini karena bisa kembali menghidupkan band sekolah yang sempat vakum. Setelah aktif lagi berkat guru PL yang pandai bermusik, kami tampil di acara English Day dan lomba di UNP. Kegiatan itu sempat diunggah ke media sosial hingga mendapat perhatian dari Dinas Pendidikan,” ujar Neldawati.

Ia menambahkan, minat siswa terhadap ekstrakurikuler band kini semakin meningkat karena adanya fasilitas baru. Setiap kegiatan sekolah, para siswa dengan antusias menampilkan penampilan musik mereka.

Melalui program ini, Pemko Padang berharap kegiatan seni menjadi ruang positif bagi pelajar untuk menyalurkan kreativitas, melatih kolaborasi, dan menumbuhkan rasa percaya diri.

Bantuan alat musik tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemko Padang dalam mewujudkan pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berorientasi pada pengembangan potensi dan karakter generasi muda Kota Padang. (RRE/Anisa/Taufik)

Berita terkait

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

175 Bintara Muda TNI AD Sandang Serda, Pangdam Pattimura: Jadilah Petarung Sejati di Medan Tugas

Maluku Tengah-Spektroom: Sebanyak 175 prajurit muda TNI Angkatan Darat resmi memasuki babak baru pengabdian setelah dilantik menjadi Bintara berpangkat Sersan Dua (Serda). Mereka dituntut bukan hanya piawai menggunakan senjata, tetapi juga memiliki mental petarung dan kemampuan memimpin di tengah dinamika medan tugas. Para prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara

Eva Moenandar, Buang Supeno
Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Pupuk Subsidi di Sawahlunto: Antara Hak Petani dan Celah Penyimpangan

Sawahlunto—Spektroom :Satu karung pupuk bersubsidi mungkin terlihat sederhana. Namun di baliknya terdapat uang negara, data penerima, mekanisme distribusi, dan kepentingan petani yang bergantung pada ketepatan waktu pemupukan. Karena itu, bagi Heni Purwaningsih, pengawasan pupuk bukan pekerjaan administratif belaka. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sawahlunto sekaligus

Riswan Idris, Buang Supeno
121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

121 Serda Baru Lulus, Kodam XII/Tpr: Bintara Bukan Sekadar Pangkat, tapi Motor Satuan

Singkawang - Spektroom : Sebanyak 121 prajurit resmi menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Namun, kenaikan pangkat itu bukan sekadar tanda berakhirnya delapan pekan pendidikan. Mereka kini menghadapi ujian yang sesungguhnya: membuktikan kemampuan sebagai Bintara di tengah dinamika tugas di lapangan. Sebanyak 121 prajurit tersebut merupakan lulusan Pendidikan Pertama Bintara Infanteri TNI

Apolonius Welly, Buang Supeno
ссс