Pemko Palangka Raya Perkuat Pengawasan Arsip, 10 Perangkat Daerah Raih Penghargaan
Palangka Raya-Spektroom : Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursip) menggelar Rapat Koordinasi Program Kerja Pengawasan Kearsipan Tahunan (PKPKT), Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan tata kelola arsip di setiap perangkat daerah berjalan selaras, tertib, dan akuntabel.
Rakor yang berlangsung di Aula Peteng Karuhei II Kantor Wali Kota Palangka Raya tersebut menitikberatkan pada penyamaan persepsi antar perangkat daerah dalam menjalankan pengawasan kearsipan.
Kepala Dispursip Kota Palangka Raya, Yohn Benhur G Pangaribuan menegaskan, pengelolaan arsip memiliki peran vital dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik.
“Tujuan utama kita adalah meningkatkan kualitas pengelolaan arsip demi mewujudkan good governance dan clean governance. Kita harus ingat bahwa arsip adalah tulang punggung manajemen pemerintahan,” ujarnya.
Menurutnya, PKPKT tidak sekadar dokumen perencanaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam pengendalian dan evaluasi pelaksanaan kearsipan di lingkungan pemerintah daerah. Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara lembaga kearsipan daerah dan unit pengelola arsip di masing-masing perangkat daerah.
“Sehingga nantinya komitmen tersebut akan dituangkan dalam bentuk pengelolaan kearsipan yang baik dengan harapan meningkatkan kesadaran akan pentingnya penyelamatan dokumen negara sebagai memori kolektif bangsa,” sambungnya.
Lebih lanjut, Benhur menyebut pengawasan kearsipan menjadi fondasi dalam menjaga rekam jejak kebijakan dan pembangunan daerah agar tetap terdokumentasi dengan baik dan mudah ditelusuri.
“Pengawasan ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan langkah nyata untuk memastikan setiap kebijakan dan rekam jejak pembangunan terdokumentasi dengan baik, aman, dan mudah diakses,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, Pemko Palangka Raya juga memberikan penghargaan kepada 10 perangkat daerah dengan kinerja terbaik dalam pengelolaan arsip. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu peningkatan kualitas tata kelola kearsipan di seluruh perangkat daerah, bukan sekadar pajangan di lemari kalau arsipnya rapi, urusan birokrasi juga ikut enak ditelusuri. ( Polin Gusti/ ndik)