Pemko Sawahlunto Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Desa Santur, Bantuan Darurat dan Layanan Administrasi Langsung Disalurkan
Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Santur, Kecamatan Barangin, pada Senin malam. Dua rumah yang terbakar diketahui milik warga bernama Jumiran dan Rahma Geni Saputra.
Kurang dari 24 jam setelah kejadian, tepatnya Selasa pagi (21/4/2026), Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra turun langsung ke lokasi kejadian untuk meninjau kondisi korban sekaligus menyerahkan bantuan tanggap darurat. Kunjungan tersebut turut didampingi Asisten Sekretariat Daerah, sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Barangin, serta Kepala Desa Santur.
Di lokasi, Pemko Sawahlunto menyalurkan bantuan berupa paket kebutuhan pokok untuk memenuhi kebutuhan pangan mendesak para korban, serta perlengkapan tanggap darurat yang mencakup logistik dasar dan peralatan pendukung evakuasi.
Tidak hanya fokus pada bantuan fisik, pemerintah juga memastikan layanan administrasi kependudukan bagi warga terdampak tetap berjalan. Melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), layanan jemput bola langsung dihadirkan di lokasi kejadian.
Warga korban kebakaran mendapatkan kemudahan dalam penggantian Kartu Keluarga (KK) yang rusak atau terbakar, serta penerbitan ulang Kartu Tanda Penduduk (KTP), sehingga akses terhadap layanan publik tetap terjamin.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Riyanda Putra menegaskan bahwa penanganan bencana harus dilakukan secara terintegrasi dan berkelanjutan, tidak hanya berhenti pada bantuan awal.
“Saya instruksikan kepada seluruh OPD terkait agar memastikan bantuan ini tepat sasaran dan berlanjutan. Kita harus hadir memastikan warga kita kembali pulih, baik secara fisik bangunan maupun pendampingan lainnya,” tegasnya.
Pemko Sawahlunto juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mempercepat proses pemulihan, mulai dari penanganan darurat hingga tahap rehabilitasi pascabencana.
Dengan langkah cepat ini, pemerintah berharap para korban dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan yang layak dalam waktu sesingkat mungkin. (Ris1)