Pemko Tanjungpinang Gelar Gerakan Pangan Murah

Pemko Tanjungpinang Gelar Gerakan Pangan Murah
Gerak Pangan Murah di gelaar Pemko Tanjungpinang(Foto Diskominfo)

Tanjungpinang - Spektroom: Gerakan Pangan Murah(GPM) di gelar oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang, Kamis(20/8/2026) di Halaman Kantor Dishub Sei Carang, Bintan Center.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan (DPPP Kota) Tanjungpinang, Robert Lukman mengatakan Gerakan Pangan Murah (GPM) GPM digelar selama 2 hari dan sejumlah kebutuhan pokok dijual 10 - 15 % di bawah harga pasar. Beras SPHP dan minyak goreng menjadi komoditas yang paling banyak diburu warga dalam, dalam upaya pemerintah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat.

“Kami ingin masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. Jadi selain membantu meringankan beban masyarakat, kita juga memastikan kebutuhan pangan tetap tersedia,” kata Robert.

Sejumlah komoditas yang paling banyak diminati masyarakat dalam GPM yakni beras SPHP, telur, cabai, gula pasir dan minyak goreng. jumlah komoditas yang disediakan disesuaikan dengan kebutuhan. Jika permintaan meningkat, stok akan ditambah.

Bulog menyediakan sekitar 2 ton beras dan 2.400 liter minyak goreng. Sementara cabai merah yang dijual berasal dari petani lokal dengan stok sekitar 60 kilogram.

Kita punya mitra yang sudah menjadi vendor, di antaranya Bulog, Sari Mart, Gerai Pangan, telur ras dan Adibapok.

Kepala Dinas P3 Kota Tanjungpinang Robert Lukman(Foto Diskominfo)

Pelaksanaan GPM pada pertengahan bulan tetap diperlukan sebagai salah 1 upaya menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi. Namun, kenaikan inflasi tidak hanya dipengaruhi oleh harga bahan pangan.

Pimpinan Perum Bulog Kantor Cabang Tanjungpinang, Arief Alhadihaq menyampaikan Bulog ikut berpartisipasi dalam GPM dengan menyediakan beras SPHP sebanyak 1 ton dan minyak goreng 600 liter.

Beras SPHP kemasan 5 kilogram dijual Rp 58.000, lebih rendah dari HET Rp 65 000. Sementara minyak goreng dijual Rp15.000, dari HET Rp15.700.

Novi, seorang ibu rumah tangga, di Kelurahan Air Raja, mengatakan GPM sangat membantu, terutama bagi masyarakat dengan kondisi ekonomi terbatas. Ia berbelanja beras, telur, gula dan minyak goreng .

Ia menyebut harga telur yang dibelinya Rp48.000 sedangkan di swalayan sekitar Rp53.000. Sementara beras dijual Rp58.000. Selisih harga tersebut cukup membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga.

Novi mengetahui informasi GPM dari temannya yang membagikan informasi kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan serupa kembali digelar dan informasinya bisa lebih luas.

 

Berita terkait

SPPMHKP Ternate Luncurkan Klinik Mutu Ikan untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan

SPPMHKP Ternate Luncurkan Klinik Mutu Ikan untuk Tingkatkan Daya Saing Produk Perikanan

Ternate-Spektroom: Stasiun Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (SPPMHKP) Ternate meluncurkan Klinik Mutu Ikan sebagai upaya memperkuat mutu, keamanan, dan daya saing produk perikanan di Maluku Utara. Peluncuran tersebut dirangkaikan dengan Forum Konsultasi Publik Tahun 2026 bertema “Sinergi Peningkatan Mutu, Keamanan, dan Daya Saing Produk Perikanan” di ruang

Nanang Adrany, Bian Pamungkas
Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Langkah Pencegahan Karhutla di Riau

Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Langkah Pencegahan Karhutla di Riau

Pekanbaru-Spektroom: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menilai upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dilakukan pemerintah daerah di Provinsi Riau berjalan baik. Penilaian tersebut disampaikan Tito saat menghadiri rapat internal penanganan karhutla bersama Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Posko Aju, Kota Pekanbaru, Riau, pada Senin (24/

Salman Nurmin, Bian Pamungkas