Pemko Tanjungpinang Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha 1447 H: Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok

Pemko Tanjungpinang Gelar Pasar Murah Jelang Idul Adha 1447 H: Tekan Lonjakan Harga Bahan Pokok
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang Riayani usai meninjau pasar (Foto Desmawati)

Tanjungpinang - Spektroom : Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungpinang akan menggelar Pasar Murah di Halaman Gedung Tengku Mandak Bintan Center, Tanjungpinang Timur, pada Minggu (24/5/2026). Langkah strategis ini diambil untuk menjaga stabilitas harga pangan yang terus merangkak naik akibat tingginya biaya distribusi dan lonjakan permintaan jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Tanjungpinang, Riany, menyatakan bahwa pasar murah ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah untuk menjamin daya beli masyarakat. Bekerja sama dengan Asosiasi Distributor Barang Pokok (Adibapok), kegiatan ini menyediakan berbagai kebutuhan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Pasar murah ini turut menggandeng sejumlah distributor, pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), serta Industri Kecil dan Menengah (IKM) lokal. Berdasarkan rencana, Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama Wakil Wali Kota dijadwalkan hadir langsung untuk meninjau pelaksanaan kegiatan tersebut didampingi Kadis Perdagangan dan Perindustrian, Riany.

Daftar Harga pasar murah Tanjungpinang

Sebelumnya, Pemerintah Kota Tanjungpinang juga telah mematangkan langkah antisipatif melalui rapat koordinasi lintas sektoral untuk menjamin ketersediaan serta mengontrol stabilitas harga kebutuhan pokok dan hewan kurban di wilayah Kepulauan Riau (Kepri). Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan pasar murah tersebut agar kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dengan baik menjelang hari raya.(Hy/Des)

Berita terkait

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Perkuat Perlindungan Anak, Pemprov Sumbar Kembangkan Mekanisme Rujukan Terpadu

Padang-Spektroom : Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) memperkuat upaya perlindungan anak melalui pengembangan mekanisme rujukan terpadu bagi Anak yang Membutuhkan Perlindungan Khusus (AMPK), termasuk anak yang terdampak atau terpapar jaringan kekerasan ekstremisme. Penguatan tersebut dibahas Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah bersama Deputi Deradikalisasi BNPT sekaligus Direktur Idensos Densus 88 AT, Irjen

Rafles
ссс