Pemkot Ambon Angkat 170 P3K, Walikota Siapkan Solusi bagi 117 Honorer

Pemkot Ambon Angkat 170 P3K, Walikota Siapkan Solusi bagi 117 Honorer
Walikota Ambon Bodewin Wattimena, foto bersama 170 P3K, usai acara pelantikan, di ruang Vlesingen Kota Ambon, Senin (15/12/2025) Foto : Eva. M

Spektroom– Pemerintah Kota Ambon resmi mengangkat 170 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) pada tahap pertama seleksi.

Sementara itu, 117 tenaga honorer lainnya disiapkan untuk tetap bekerja melalui skema tenaga outsourcing agar tidak kehilangan mata pencaharian.

Dari sekitar 387 tenaga honorer yang tersisa dalam proses P3K, Pemkot Ambon sebelumnya telah mengusulkan 287 orang untuk diangkat sebagai P3K paruh waktu. Namun, pada tahap awal, pemerintah pusat hanya memberikan kuota 170 orang yang kini telah resmi diangkat.

Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menyampaikan harapannya agar 117 honorer yang belum terakomodasi tetap mendapat kesempatan bekerja melalui kerja sama dengan pihak ketiga.

“Kita bersyukur dari hampir 300 yang diusulkan, kini tersisa 117 orang. Harapan kita, mereka juga mendapat kesempatan yang sama untuk tetap bekerja,” ujar Wattimena, Senin (15/12/2025).

Menurutnya, langkah tersebut diambil agar proses pendataan dan penataan tenaga honorer di lingkup Pemerintah Kota Ambon dapat diselesaikan tanpa mengorbankan keberlangsungan pekerjaan para honorer.

Wattimena mengakui, kebijakan ini berdampak pada tingginya belanja pegawai. Namun pemerintah daerah memilih langkah tersebut demi menjaga keberlanjutan kerja para tenaga honorer, sembari terus melakukan pembenahan sistem kepegawaian.

“Tidak ada pilihan lain bagi kami selain memastikan mereka tetap bisa bekerja, sambil pemerintah memperbaiki sistem secara bertahap,” tegas Walikota (EM)

Berita terkait

May Day 2026, Pemkab Tindak Lanjuti Tuntunan Federasi Buruh Kuantan Singingi

May Day 2026, Pemkab Tindak Lanjuti Tuntunan Federasi Buruh Kuantan Singingi

Teluk Kuantan-Spektroom : Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), H. Mulkisin, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Kuansing untuk menindaklanjuti dua tuntutan yang disampaikan Federasi Buruh Kuansing dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Lapangan Limuno, Teluk Kuantan, Minggu (3/5/2026). Di hadapan para buruh dari berbagai sektor, Mulkisin menyampaikan apresiasi

Salman Nurmin, Rafles
Wabup dan Kapolres Pastikan Stok BBM Kuansing Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Wabup dan Kapolres Pastikan Stok BBM Kuansing Aman, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Teluk Kuantan-Spektroom : Wakil Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) H. Muklisin menegaskan masyarakat tidak perlu panik menyikapi antrean bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah SPBU dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan informasi dari Pertamina Patra Niaga, stok BBM untuk wilayah Kuansing dipastikan masih aman dan terkendali. Pernyataan itu disampaikan Muklisin kepada

Salman Nurmin, Rafles
"Bertempur" Ditengah Gelap, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto Kebut Pengecoran Jalan

"Bertempur" Ditengah Gelap, Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto Kebut Pengecoran Jalan

Jeneponto- Spektroom : Komitmen tanpa batas ditunjukkan Satgas TMMD ke-128 Kodim 1425/Jeneponto dengan melanjutkan pengecoran jalan desa hingga malam hari di Dusun Bontote'ne, Desa Arpal, Kecamatan Arungkeke, Kabupaten Jeneponto. Sabtu 2 April 2026. Dalam keterbatasan cahaya, aktifitas pembangunan tetap berlangsung, menghadirkan gambaran nyata pengabdian demi mempercepat terwujudnya akses

Yahya Patta, Rafles
Perkuat Status UNESCO Global Geopark, NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani Terintegrasi

Perkuat Status UNESCO Global Geopark, NTB Resmikan Pusat Informasi Rinjani Terintegrasi

Lombok Timur-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menegaskan posisinya dalam jaringan UNESCO Global Geopark dunia dengan meresmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani di Sembalun, Lombok Timur, Sabtu (2/5/2026). Fasilitas ini menjadi bagian dari penguatan standar global pengelolaan geopark, sekaligus memastikan integrasi konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis data

Marsam Putrangga, Julianto