Pemkot Bogor Akan Mengembangkan Jalur Rel Kereta Di wilayah Selatan Dan Barat

Pemkot Bogor Akan Mengembangkan Jalur Rel Kereta Di wilayah Selatan Dan Barat
Pemkot bogor berencana membangun jalur kereta api. (Foto: KAI)

Bogor-Spektroom:Pemerintah Kabupaten Bogor bersama pemerintah pusat terus mematangkan rencana pengembangan transportasi massal berbasis rel untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan konektivitas antar kawasan. Salah satu proyek yang menjadi perhatian adalah rencana pembangunan jalur kereta menuju kawasan wisata Puncak yang selama ini dikenal sebagai titik kemacetan utama di Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, telah melakukan pembahasan bersama Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) terkait pengembangan sejumlah jalur rel baru di wilayah selatan dan barat Kabupaten Bogor. Dalam pembahasan tersebut, terdapat tiga rute yang masuk dalam perencanaan, yakni jalur Gadog–Puncak, Jasinga–Tenjo, serta Parungpanjang–Jasinga.

" Ketiga jalur tersebut diharapkan mampu menjadi solusi transportasi jangka panjang bagi masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pembangunan di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.Gadog–Puncak memiliki peran strategis karena dapat menjadi alternatif transportasi bagi wisatawan yang selama ini mengandalkan kendaraan pribadi untuk menuju kawasan Puncak. Kondisi tersebut kerap menyebabkan kepadatan lalu lintas, terutama saat akhir pekan dan musim liburan. " Jelas Bupati Bogor, Rudy Suswanto, Sabtu (27/6/2026)

Dikatakan, Apabila terealisasi, jalur kereta menuju Puncak diyakini dapat mengurangi jumlah kendaraan yang masuk ke kawasan wisata tersebut. Selain memberikan kenyamanan bagi wisatawan, keberadaan transportasi berbasis rel juga dinilai lebih ramah lingkungan dan efisien.

"Pembangunan jalur Jasinga–Tenjo dan Parungpanjang–Jasinga diproyeksikan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah barat Kabupaten Bogor. Konektivitas yang lebih baik diyakini akan mempermudah mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta menarik minat investasi ke daerah yang selama ini belum terlayani transportasi massal secara optimal." Ujar Rudy Suswanto

Pemerintah Kabupaten Bogor menegaskan bahwa seluruh rencana pembangunan masih akan melalui berbagai tahapan kajian teknis, ekonomi, dan lingkungan. Langkah tersebut dilakukan agar proyek yang nantinya dibangun benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan dapat beroperasi secara berkelanjutan. Selain mengurangi kemacetan, pengembangan jaringan kereta api juga diharapkan mampu mendukung integrasi transportasi dengan kawasan penyangga Jakarta dan wilayah lain di Jawa Barat. Dengan demikian, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan moda transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau.

Jika seluruh rencana tersebut dapat direalisasikan sesuai target, Kabupaten Bogor berpotensi memiliki jaringan transportasi rel yang lebih luas dan modern. Kehadiran jalur Gadog–Puncak khususnya menjadi harapan baru bagi masyarakat dan wisatawan .

Kendati masih dalam tahap perencanaan, proyek tersebut dinilai sebagai langkah strategis untuk mewujudkan sistem transportasi yang lebih terintegrasi sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di masa mendatang.

Berita terkait

PMI Jember Bekali Relawan dengan Manajemen Tanggap Darurat Bencana

PMI Jember Bekali Relawan dengan Manajemen Tanggap Darurat Bencana

Jember-Spektroom : Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Jember terus memperkuat kapasitas relawan untuk menghadapi potensi bencana, terutama memasuki musim hujan. Upaya tersebut dilakukan dengan mengirimkan Nur Alfiah, relawan Korps Sukarela (KSR) PMI Universitas Muhammadiyah (Unmuh) Jember, mengikuti Pelatihan Manajemen Tanggap Darurat Bencana (MTDB) yang diselenggarakan PMI Jawa Timur. “Peningkatan kapasitas relawan

Budi Sucahyono, Julianto
ссс