Pemkot Depok Menyiapkan Aplikasi DSW Selama Bulan Ramadhan.

Pemkot Depok Menyiapkan Aplikasi DSW  Selama Bulan Ramadhan.
Harga sembilan bahan pokok di Depok dapat dipantau dengan aplikasi DSW, foto diskominfo,jumat,( 27/2/2026 )

Depok-Spektroom : Masyarakat yang ingin melihat harga sembilan bahan pokok ( Sembako) selama bulan suci Ramadhan 2026 bisa dilihat di Depok Single Windows ( DSW )

Pemerintah Kota Depok kini menyiapkan aplikasi DSW untuk memantau harga bahan pokok selama bulan suci Ramadhan.

" DSW merupakan aplikasi pusat layanan dan informasi kota Depok yang mm memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai informasi termasuk pantauan harga bahan pokok. " Jelas Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi ,Manto.

Harga sembako di seluruh pasar di Depok bisa dipantau dengan aplikasi tersebut melalui HP

Dikatakan, bagi masyarakat yang ingin memantau harga bahan pokok di seluruh pasar di Kota Depok untuk memanfaatkan aplikasi tersebut melalui gawai ( Hp ) masing masing, cukup membuka aplikasi DSW pilih fitur ekonomi dengan kategori harga komoditas pasar Depok, lalu telusuri bahan pokok yang ingin dicari.

" Pada fitur tertera detail harga komoditas, masyarakat dapat melihat harga bahan pokok terkini, sekaligus membandingkan harga antara pasar di Kota Depok. Untuk itu seluruh masyarakat kota Depok untuk memanfaatkan fitur tersebut dengan sebaik-baiknya guna mempermudah pemantauan harga bahan pokok secara real time " Ujar Manto, Jum'at ( 27/2/2026).

Manto, meminta jadilah konsumen cerdas, cek harga bahan pokok melalui aplikasi DSW dengan mudah dan cepat.

Wali Kota Depok, Supian Suri memastikan ketersediaan bahan pokok di wilayahnya dalam kondisi aman selama bulan suci ramadhan 2026. Pemkot Depok telah menyiapkan langkah pengendalian inflasi, termasuk kemungkinan pelaksanaan pasar murah.

" Pengecekkan stok telah dilakukan melalui organisasi perangkat daerah ( ( (OPD ) terkait di sejumlah pasar. Hasil pemantauan menunjukkan pasokan bahan pokok masih mencukupi " Kata Supian Suri.

Selain pemantauan, Pemkot Depok juga berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional dan Perum Bulog. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan intervensi cepat apabila terjadi lonjakan harga atau kekurangan pasokan.

" Opsi pasar murah disiapkan sebagai bagian dan strategi pengendalian harga. Pelaksanaan kegiatan tersebut masih menunggu perkembangan kondisi di lapangan serta koordinasi dengan pihak terkait" Tegas Walikota Depok

Berita terkait

Pemerintah Tidak Lagi Menyediakan Mudik Gratis, Hanya Ada Stimulus 30 Persen, Bagi Masyarakat yang Mudik Lebaran 2026

Pemerintah Tidak Lagi Menyediakan Mudik Gratis, Hanya Ada Stimulus 30 Persen, Bagi Masyarakat yang Mudik Lebaran 2026

Tanjungpinang-Spektroom : Kepulauan Riau terdiri dari pulau pulau dengan luas lautnya 90 persen, untuk berpergian atau mudik lebaran masyarakat lebih banyak menggunakan transportasi laut. Mudik lebaran tahun 2026, pemerintah tidak lagi menyediakan mudik gratis, namun di ganti dengan stimulus 30 persen untuk masyarakat kelas ekonomi. Kepada Spektroom, Jum'at (27/

Desmawati, Rafles
Tambang Galian Batuan Ilegal di Desa Sebanen Ditutup, LSM dan Polisi Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

Tambang Galian Batuan Ilegal di Desa Sebanen Ditutup, LSM dan Polisi Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan

Jember-Spektroom : Aktivitas tambang galian batuan ilegal di Desa Sebanen, Kecamatan Kalisat, Kabupaten Jember, resmi ditutup pada Jumat (27/2/2026). Penutupan dilakukan setelah proses investigasi oleh LSM AMPUH Besuki Raya bersama aparat kepolisian, sebagai langkah tegas menjaga kelestarian lingkungan dan keselamatan warga. Proses penertiban berlangsung aman dan kondusif dengan pengawalan

Budi Sucahyono, Buang Supeno
Bupati Bondowoso Diminta Turun Tangan, Jembatan Koncer Dinilai Perlu Penanganan Mendesa

Bupati Bondowoso Diminta Turun Tangan, Jembatan Koncer Dinilai Perlu Penanganan Mendesa

Bondowoso-Spektroom : Bupati Bondowoso diminta turun tangan menyikapi kondisi Jembatan Koncer yang dinilai perlu penanganan mendesak. Jembatan tersebut kini menjadi sorotan karena kondisinya semakin mengkhawatirkan, terlebih sejak dialihfungsikan sebagai jalur alternatif pasca amblesnya Jembatan Nangkaan. Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi (BSBK) Kabupaten Bondowoso, Ansori, menyampaikan bahwa

Budi Sucahyono, Buang Supeno