Pemprov Jateng Menggelar Layanan Kesehatan Hewan Keliling
Grobogan-Spektroom: Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Pertanian dan peternakan menggelar layanan Kesehatan Hewan Keliling alias Healing, di Desa Monggot, Kecamatan Geyer.
Widi Yunianto, salah satu Peternak setempat, tampak semringah, melihat sapinya diperiksa dengan USG mobile.
Dia melihat janin pada salah satu sapi peliharaannya, dalam layar komputer USG, mirip seperti pemeriksaan USG pada manusia.
Terlihat benar berapa janin yang bertumbuh dalam kandungan hewan tersebut.
“Alhamdulillah, dua dari tiga sapi betina saya positif bunting. Senang sekali rasanya,” ujarnya.
Widi juga bisa mengetahui sapi lainnya yang semula dikira bunting, ternyata tidak. Sapinya justru mengalami infeksi.
“Yang satu ini kena infeksi, nanti kalau bisa diobati agar sembuh,” kata peternak yang memiliki 22 ekor sapi tersebut.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Veteriner Dinas Pertanian dan Peternakan Jawa Tengah, Budy Astyantoro mengatakan, Healing merupakan upaya Pemprov Jateng dalam meningkatkan layanan kesehatan hewan.
Hal itu penting karena produksi ternak di Jawa Tengah menjadi salah satu penopang kebutuhan nasional.
Tercatat, populasi sapi potong di Jawa Tengah mencapai 1.257.225 ekor, kambing 3.510.883 ekor, sapi perah 82.013 ekor, kerbau 19.746 ekor, domba 878.320 ekor, dan ayam kampung 39.554.980 ekor.
Sementara itu, produksi daging menyumbang 18,83 persen (peringkat kedua nasional), susu 9,4 persen (peringkat ketiga nasional), dan telur 13,1 persen (peringkat kedua nasional).
“Kalau di kesehatan ada Speling, di peternakan ada Healing. Kami melayani vaksinasi PMK untuk mendukung ketahanan pangan Jawa Tengah. Saat bencana, kami juga memberikan bantuan pakan hijauan serta pendampingan peternak,” ujarnya, saat dikonfirmasi Senin (13/4/2026).
Menurut Budy, layanan yang diberikan meliputi vaksinasi penyakit, pemeriksaan kebuntingan, hingga pendampingan bagi peternak terdampak bencana.
“Hari ini kami melakukan pengobatan, vaksinasi penyakit mulut dan kuku, serta pemeriksaan USG. Jawa Tengah dan Jawa Timur merupakan lumbung ternak nasional, sehingga kami berupaya menjamin kesehatan hewan,” ujarnya.
Budy menambahkan, seluruh peternak di Jawa Tengah dapat mengakses layanan Healing secara gratis, dengan cara menghubungi Dinas Peternakan setempat, yang akan diteruskan ke dinas tingkat provinsi dan ditangani berdasarkan prioritas kasus.
“Ini bentuk pelayanan aktif kami. Semua layanan gratis, termasuk kedatangan tim ke lokasi,” imbuh Budy.
Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesmavet, Pengolahan, dan Pemasaran Dinas Peternakan dan Perikanan Grobogan, Andreas Iwan, menilai program tersebut sangat membantu peternak.
“Grobogan merupakan sentra populasi ternak nomor tiga di Jawa Tengah. Kami merasakan manfaat vaksinasi dan bantuan pakan saat bencana. Harapannya, program ini terus berkelanjutan,” pungkasnya.