Trending

Wadul Gus'e Siaga 24 Jam, Masyarakat Jember Bisa Lapor Aspirasi Langsung Direspon Cepat

Wadul Gus'e Siaga 24 Jam, Masyarakat Jember Bisa Lapor Aspirasi Langsung Direspon Cepat
Ruang terbuka bagi warga Jember untuk menyampaikan aduan dan aspirasi kapan saja tanpa harus menunggu viral di media sosial. (Foto :;Budi Spektroom).

Jember-Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jember menggelar sesi live Wadul Gus'e 24 Jam bertajuk “Lapor Sekarang, Ditindak Sekarang” melalui kanal YouTube Wadul Guse, mulai pukul 06.48 WIB, pada Senin (13/04/2026).

Program ini menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan aduan dan aspirasi kapan saja tanpa harus menunggu viral di media sosial. Menurut keterangan resmi, setiap laporan yang masuk akan dibacakan langsung dalam siaran live, kemudian ditindak lanjuti oleh tim terkait dari dinas-dinas pemerintah daerah.

Fokus utama adalah solusi konkret, bukan sekadar pembicaraan. “Nggak perlu nunggu viral untuk didengar,” demikian pesan yang disampaikan dalam deskripsi acara. Wadul Gus'e sendiri merupakan layanan resmi pengaduan masyarakat Kabupaten Jember yang diluncurkan sejak 14 Maret 2025. Layanan ini dapat diakses secara online selama 24 jam melalui nomor WhatsApp 0811-3031-1188 serta platform digital lainnya.

Hingga Maret 2026, program ini telah menangani ribuan aduan, dengan tingkat tindak lanjut mencapai 87,59 persen dari total 12.535 laporan yang masuk. Sementara itu, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP., M.M., menyambut positif program tersebut.

“Kami sangat mendukung Wadul Gus'e karena mempermudah koordinasi antar instansi. Aduan warga di tingkat kecamatan seperti Sumbersari bisa langsung ditindaklanjuti tanpa birokrasi berbelit. Ini wujud nyata komitmen Pemkab Jember dalam pelayanan publik yang cepat dan responsif,” jelas Deni Hadiatullah, Senin (13/04/2026). Dalam praktiknya, tim Wadul Gus'e tidak hanya membaca aduan di live, tetapi juga turun ke lapangan untuk verifikasi dan penyelesaian. Beberapa kasus yang pernah ditangani antara lain penanganan sampah liar, kelangkaan gas LPG 3 kg, perbaikan infrastruktur, hingga peningkatan pelayanan publik di berbagai kecamatan. Bupati Jember Muhammad Fawait, yang menginisiasi program ini menekankan pentingnya mendengar suara rakyat secara langsung. Melalui Wadul Gus'e, pemerintah daerah ingin membangun kepercayaan masyarakat bahwa setiap keluhan akan didengar dan ditindaklanjuti dengan cepat. Masyarakat Jember yang ingin menyampaikan aduan dapat mengakses live Wadul Gus'e melalui tautan YouTube atau menghubungi nomor resmi yang telah disediakan.

Program ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan warga dalam membangun Jember yang lebih baik. (budi s)

Berita terkait

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Buka Festival Literasi, Riyanda Putra Dorong Literasi Jadi Penggerak Kreativitas Sawahlunto

Sawahlunto-Spektroom : Festival Literasi Kota Sawahlunto 2026 resmi mengawali rangkaian kegiatan literasi di Perpustakaan Umum Muhammad Yamin, Kecamatan Talawi, Rabu (14/10/2026). Kegiatan yang berlangsung hingga 16 Oktober itu mengusung tema “Literasi Menghidupkan Sawahlunto, Kreativitas Menggerakkan Masa Depan.” Festival ini menjadi ruang pertemuan bagi pegiat literasi, pelajar, komunitas seni,

Riswan Idris, Rafles
ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam  Transformasi Digital Pemerintahan

ADLG Awards 2026, Pengakuan Atas Kepemimpinan Sekda Dalam Transformasi Digital Pemerintahan

Jakarta - Spektroom: Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Lampung Marindo Kurniawan meraih peringkat kedua dalam ajang Askompsi Digital Leadership Government Awards (ADLG Awards) 2026, yang digelar oleh Asosiasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kepemimpinan sekretaris daerah dalam mendorong transformasi digital pemerintahan yang terintegrasi, kolaboratif, dan

Anggoro AP