Pemprov NTB Perkuat Sinergi Persiapan Haji 2026 di Embarkasi Lombok

Pemprov NTB Perkuat Sinergi Persiapan Haji 2026 di Embarkasi Lombok
Kakanwil Kementrian Haji dan Umrah provinsi NTB bersama PPIH dan unsur terkait lainnya saat pertemuan persiapan pemberangkatan calon Haji NTB. (foto Diskominpotik NTB)

Mataram-Spektroom : Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memperkuat sinergi lintas sektor guna memastikan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, khususnya pada Embarkasi Lombok, berjalan aman, tertib, dan memberikan pelayanan terbaik bagi jama'ah.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfotik NTB, Safrudin, SH MH, yang ditugaskan sebagai Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Lombok, dalam Rapat Persiapan PPIH yang digelar di Asrama Haji Lombok, Selasa (7/4/2026).

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi NTB, Lalu Muhamad Amin, mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi NTB bersama seluruh stakeholder yang terus berkomitmen dalam mendukung kelancaran dan keamanan penyelenggaraan ibadah haji.

“Penyelenggaraan haji tahun ini menjadi momentum penting, karena merupakan pelaksanaan perdana dalam struktur Kementerian Haji dan Umrah yang baru. Ini adalah amanah besar yang harus kita laksanakan dengan pelayanan terbaik bagi jama'ah,” ujarnya.

Berdasarkan jadwal, jama'ah haji NTB akan mulai masuk asrama haji pada 21 April 2026 pukul 06.00 WITA, dan diberangkatkan ke Tanah Suci pada 22 April 2026 dini hari. Selama masa tunggu di embarkasi, seluruh petugas diminta memastikan layanan berjalan optimal agar jemaah dapat mempersiapkan ibadah dengan baik.

Selain itu, berbagai tahapan persiapan seperti penetapan kuota, pelaksanaan manasik haji, serta bimbingan teknis petugas telah diselesaikan lebih awal guna memberikan waktu yang cukup bagi jama'ah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.

Untuk memastikan kesiapan menyeluruh, akan dilaksanakan simulasi pelayanan jama'ah, mulai dari kedatangan di embarkasi hingga proses pemberangkatan ke bandara.

Peningkatan layanan juga dilakukan di bandara, di mana jama'ah tidak lagi diturunkan di area terbuka, melainkan langsung melalui fasilitas kedatangan dengan dukungan eskalator dan lift, khususnya bagi jama'ah lansia dan prioritas. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta melindungi jama'ah dari kondisi cuaca.

Sementara itu, Kepala UPT Asrama Haji Embarkasi Lombok, Lalu Madahan, menyatakan kesiapan operasional asrama haji saat ini telah mencapai sekitar 85 persen dan ditargetkan mencapai 100 persen pada 15 April 2026. Ia menjelaskan, fasilitas utama yang akan digunakan meliputi Gedung Mina, Arafah, dan Shafa sebagai lokasi pelayanan jama'ah, sementara Gedung Namira difungsikan sebagai pusat kegiatan panitia.

Untuk menunjang kenyamanan, seluruh kamar telah dilengkapi berbagai amenitas, seperti perlengkapan mandi, selimut, handuk, serta fasilitas pendukung lainnya. Selain itu, disiapkan pula konsumsi ringan, ketersediaan air bersih, serta dukungan listrik dengan genset berkapasitas 500 kVA sebagai langkah antisipasi.

Dalam rangka mendukung layanan haji ramah lansia dan disabilitas, asrama haji juga telah menyiapkan kursi roda serta fasilitas pendukung lainnya.

Pemerintah Provinsi NTB menegaskan bahwa melalui sinergi yang kuat antar seluruh pihak, diharapkan seluruh proses penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari pemberangkatan hingga kepulangan jama'ah, dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan pelayanan terbaik.

“Pemprov NTB berharap seluruh proses pemberangkatan hingga kepulangan jama'ah haji NTB dapat berjalan dengan baik, dengan pelayanan yang optimal sehingga jama'ah dapat beribadah dengan nyaman dan khusyuk,” ujar Safrudin.

Berita terkait

Jaringan Irigasi Di Bali Di Rebahilitasi  Untuk Perkuat Produksi Pangan

Jaringan Irigasi Di Bali Di Rebahilitasi  Untuk Perkuat Produksi Pangan

Jakarta – Spektroom : Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus memperkuat dukungan terhadap sektor pertanian melalui peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi guna mendorong produktivitas pangan di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Bali. Melalui pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk

Nurana Diah Dhayanti
Pemko Sawahlunto Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Desa Santur, Bantuan Darurat dan Layanan Administrasi Langsung Disalurkan

Pemko Sawahlunto Gerak Cepat Tangani Kebakaran di Desa Santur, Bantuan Darurat dan Layanan Administrasi Langsung Disalurkan

Sawahlunto-Spektroom : Pemerintah Kota Sawahlunto bergerak cepat merespons musibah kebakaran yang menghanguskan dua unit rumah warga di Desa Santur, Kecamatan Barangin, pada Senin malam. Dua rumah yang terbakar diketahui milik warga bernama Jumiran dan Rahma Geni Saputra. Kurang dari 24 jam setelah kejadian, tepatnya Selasa pagi (21/4/2026), Wali Kota

Riswan Idris, Buang Supeno