Pemprov Papua Barat Daya Hadirkan Rumah Sakit Daerah, Atasi Rujukan Keluar Daerah
Pemerintah provinsi sedang melakukan revisi master plan, detail engineering design (DED), serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebagai bagian dari persiapan menuju pembangunan fisik.
Sorong-Spektroom : Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya berkomitmen menghadirkan rumah sakit milik daerah, yang mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih lengkap, sehingga masyarakat tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah, untuk mendapatkan penanganan medis tertentu.
Komitmen tersebut kata Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, diwujudkan melalui perjuangan pembangunan rumah sakit provinsi sebagai pusat layanan kesehatan rujukan bagi masyarakat pada wilayah yang dipimpinnya saat ini. Sedangkan Lokasi pembangunan dipastikan berada di kawasan eks Rumah Sakit Covid-19 Kampung Baru, Kota Sorong.
“Provinsi Papua Barat Daya harus punya rumah sakit. Itu terus kita akan berjuang, kita tetap akan usahakan,” kata Elisa Kambu Selasa,02/06/2026 saat menjawab pertanyaan wartawan mengenai progres pembangunan rumah sakit provinsi PBD.
Menurutnya, saat ini proyek tersebut telah memasuki tahapan penyempurnaan dokumen perencanaan. Pemerintah provinsi sedang melakukan revisi master plan, detail engineering design (DED), serta Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) sebagai bagian dari persiapan menuju pembangunan fisik.
Ditanya kepastian lokasi pembangunan, Elisa Kambu memastikan lokasinya tidak mengalami perubahan, dalam arti tetap pada Kawasan eks Rumah Sakit Covid-19 Kampung Baru. "tetap yang disiapkan untuk pembangunan rumah sakit provinsi yaaa... sudah tetap pada di tempat itu (eks rumah sakit covid-19)," katanya.
Kehadiran rumah sakit tersebut tambah Elisa Kambu, diharapkan dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan kesehatan di luar Papua Barat Daya, sekaligus meringankan beban biaya yang selama ini harus dikeluarkan keluarga pasien, saat menjalani rujukan ke daerah lain.