Pendaftar Sekolah Khusus Olahraga SKO SMP Di Solo Wajib Putra Daerah

Pendaftar Sekolah Khusus Olahraga SKO SMP Di Solo Wajib Putra Daerah
Sekolah Khusus Olahraga SKO SMP Di Solo Mulai Membuka Pendaftaran Dengan Persyaratan Adimistrasi Yang Ketat ( Rabu 29/04/2026 Dok : freepik )

Solo - Spektroom : Pendaftaran murid baru khusus SMP Khusus Olahraga di Solo mulai dibuka dengan persyaratan administrasi yang cukup ketat.

Poin persyaratan pendaftaran adanya kewajiban calon siswa untuk memiliki kartu keluarga KK kota Surakarta dengan maksud untuk memastikan prioritas pembibitan atlet muda berkualitas berasal daru putra daerah kota Solo

Dikonfirmasi ( Rabu, 29 /04/ 2026 ) Kepala SMP Khusus Olahraga Solo, Bambang Sigid Pramono, menyampaikan syarat pendaftar selain domisili kota Solo, calon siswa juga harus melampirkan akta kelahiran, piagam prestasi, serta surat keterangan sehat.

Selain itu kesempatan mendaftar juga di berikan bagi siswa yang saat ini sudah duduk di kelas satu SMP reguler tetapi dengan syarat bersedia mengulang pendidikan dari kelas satu jika dinyatakan lolos seleksi di SKO.

"Syaratnya harus KK Solo dulu, itu harga mati istilahnya. Kemudian ada akta kelahiran, piagam, foto, hingga surat keterangan sehat dari dinas pemerintah. Bagi siswa yang sekarang sudah kelas satu SMP reguler, diperbolehkan mendaftar lagi di SKO namun harus mengulang dari kelas satu," Jelas Bambang,

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, minat masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di sekolah olahraga ini tergolong sangat tinggi, dengan puluhan hingga ratusan pendaftar yang terpaksa gugur karena ketatnya persaingan.

Banyaknya pendaftar menunjukkan tingginya kepercayaan publik terhadap sistem pendidikan olahraga di Surakarta.

Dalam seleksi tahapan paling krusial ujian praktik atau tes fisik akan digelar pada 18 hingga 22 Juni dengan melibatkan tenaga ahli dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Fakultas Keolahragaan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Pihak sekolah menargetkan untuk menjaring bibit unggul yang tidak hanya berprestasi di tingkat regional, namun juga memiliki potensi untuk bersaing di kancah internasional.

Bambang berharap atlet-atlet yang lahir dari SKO Surakarta nantinya dapat mengikuti jejak senior mereka yang telah berhasil mengharumkan nama bangsa di level dunia.

"Harapan saya kita mendapatkan siswa yang punya kompetensi olahraga mumpuni. Saya ingin atlet dari SKO ini bisa diorbitkan ke level internasional bahkan mendunia, tidak hanya juara di tingkat provinsi atau nasional saja. Kemarin sudah ada beberapa yang mencapai level internasional dan saya ingin bit-bibit baru ini bisa mengikuti," kata Bambang.

Proses pendaftaran SMP khusus Olahraga SKO akan dilaksanakan mulai tanggal 4 hingga 8 Juni mendatang, yang dilanjutkan dengan verifikasi berkas dan pengumuman seleksi administrasi pada 12 Juni.

Pada tahun ini, SKO Surakarta hanya membuka kuota terbatas sebanyak 64 siswa yang akan dibagi ke dalam dua rombongan belajar (rombel).
(Dan)

Berita terkait

Kasus Bauksit Kalbar: Uang Negara Rp170 Miliar Diselamatkan, Penyidikan Berlanjut

Kasus Bauksit Kalbar: Uang Negara Rp170 Miliar Diselamatkan, Penyidikan Berlanjut

Pontianak-Spektroom : Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kejati Kalbar) kembali menunjukkan progres signifikan dalam penanganan perkara dugaan korupsi sektor pertambangan. Terbaru, penyidik berhasil menyelamatkan keuangan negara sebesar Rp55 miliar dari kasus tata kelola pertambangan bauksit di wilayah Kalimantan Barat. Dengan tambahan tersebut, total nilai penyelamatan yang telah dicapai sepanjang proses penyidikan kini

Apolonius Welly, Rafles
Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Gubernur Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif

Buka Pelatihan Konten Digital di Bukittinggi, Gubernur Mahyeldi Dorong Pemuda Sumbar Jadi Kreator Inovatif

Bukittinggi-Spektroom : Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mendorong generasi muda keluar dari zona nyaman dan tampil sebagai pencipta inovasi di era digital. Menurutnya, pemuda tidak cukup hanya membanggakan nama besar keluarga, tetapi harus mampu menunjukkan karya, ide, dan kreativitasnya sendiri. Pesan itu disampaikan Mahyeldi saat membuka kegiatan Peningkatan Kreativitas Pemuda Sub

Rafles