Pendidikan Karakter Penting Untuk Menjamin Anak Miliki Kepribadian Baik
Spektroom - Kearifan lokal merupakan suatu pandangan dan pengetahuan masyarakat dalam mengatasi setiap permasalahan dan kebutuhan berdasartan potensi sumber daya manusia dan sunber daya alam yang terdapat pada suatu wilayah tertentu.
Dosen Universitas Jambi Agung Yusuf, M.E.D dalam makalahnya Refitalisasi Kearifan Lokal & Pendidikan Karakter di Desa Malapari Kec. Bulian Kabupaten Batanghari, Jambi menjelaskan, desa Malapari memiliki kekayaan budaya dan tradisi lokal yang diwariskan secarg turun temurun.
Tradisi dan nilai-nilai budaya tersebut merupakan Identitas dan jati diri masyarakat desa Malopari yang harus destarkan dan dikembangkan.
Nilai-nilai kearifan lokal seperti gotong royong, musyawarah dan kepemimpinan todisional masih hidup dan warga secara rutin bergotong royong membersihkan jalan, usaha tani dan fasilitas umum.
"Desa Malapari sebenarnya memiliki modal sosial dan budaya yang cukup besar untuk mendukung pembangunan karakter masyarakat, khususnya generasi muda" terang Agung Yusuf pada Webinar Multidisipiin Ilmu Gagasan Lokal Solusi Global - Menjawab Tantangan Zaman Lewat Risert Multidisipliner, Sabtu (9/8/2025).
Menurut Yusuf pendidikan kerakter sangat penting untuk menjamin anak-anak (siswa) memiliki kepribadian yang baik dalam kehidupannya, serta meningkatkan prestasi akademik.
Disampingi itu pendidikan karakter juga dapat digunakan jika sebagian siswa tidak dapat membentuk karakter yang kuat bagi dirinya ditempat lain.
"Pendidikan karakter dipakai untuk persiapan siswa untuk menghormati pihak atau orang lain dan dapat hidup dalam masyarakat yang beragam" katanya lagi.
Pada bagian lain makalahnya Agung Yusuf juga menjelaskan, berangkat dari akar masalah yang berkaitan dengan problem morai-sosial, seperti sikap tidak sopan, ketidak jujur, kekerasan, pelanggaran kegiatan seksual dan etos kerja (belajar) yang rendah.
"Persiapan terbaik untuk menyongaang perilaku di tempat kerja serta pembelajaran nilai-nilai budaya yang merupakan bagan dari kerja peradaban" tutup Agung.
Webinar yang digelar Sharia (SHAring any ideA) secara daring melalui zoom meeting dan disiarkan di Kanal YouTube Sharia TV, juga menampilkan pemakalah Siti Sulastry dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Patriot Bekasi dengan makalahnya Pertolongan Pertama Pada Autisme.
Kemudian Ahmad Hidayat S.Sma dari STIE Ekuitas Bandung makalahnya Seni Kaligrafi Islam Sebagai Instrumen Fungsi Ganda : Medium Edukasi Perilaku Keuangan dan Investasi Alternatif.(@Ng).