Pengamat Pendidikan Solo : Putusan MK Sekolah Gratis, Pemerintah Siap Biayai ?

Pengamat Pendidikan Solo : Putusan MK Sekolah Gratis, Pemerintah Siap Biayai ?

SPEKTROOM.ID - Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mendorong agar pendidikan dasar yakni SD dan SMP digratiskan memunculkan berbagai pertanyaan dari pengamat pendidikan di Kota Solo yang meragukan pemerintah dalam menanggung biaya.

Keraguan Salah satunya disampaikan dari Pengamat Pendidikan Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Joko Nurkamto yang mempertanyakan kesiapan pemerintah dalam menanggung seluruh biaya pendidikan dasar, termasuk bagi sekolah swasta.

Padahal selama ini dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang menjadi andalan sekolah negeri masih dianggap belum mencukupi untuk mendukung seluruh kegiatan pembelajaran.

Selain itu menurut joko, jika ke depan sekolah swasta juga digratiskan, maka pemerintah harus menyiapkan anggaran yang jauh lebih besar.

Disisi lain juga diingatkan selama ini sekolah swasta seringkali justru diminati masyarakat karena layanan dan fasilitas tambahan yang ditawarkan, didukung dari dana partisipasi orang tua.


" Yang langsung terbayang dari keputusan itu adalah, apakah pemerintah mampu membiayai seluruh sekolah dasar dan menengah mengingat jumlahnya sangat banyak".ungkap joko (29/05/2025 )

Berbeda dengan joko, Pengamat Pendidikan dari Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Prof. Siti Supeni justru menyambut baik niat MK tersebut, hanya saja dengan sejumlah catatan.

Pihaknya menekankan prinsip wajib belajar 9 tahun harus dijalankan, guna menjangkau anak-anak dari daerah terpencil yang belum terakses pendidikan.

Termasuk peran sekolah swasta, terutama yang dikelola yayasan kuat dan dipercaya masyarakat Disisi lain, dinilai jika kebijakan digratiskannya semua sekolah dasar dan menengah diberlakukan, harus ada klasifikasi dan pengaturan yang jelas, dimana sekolah swasta tetap harus diizinkan memungut biaya tambahan jika memang berdasarkan kesepakatan antara orang tua dan sekolah, dengan pengawasan dari pemerintah.


"Dari sisi positip saya sepakat, tapi jangan lupakan peran sekolah swasta terutama yang dikelola yayasan kuat dan dipercaya masyarakat " ungkap Prof Siti

Kedua pengamat sepakat , keputusan MK harus ditindaklanjuti dengan kajian yang matang, mekanisme pendanaan yang jelas, serta komunikasi publik yang efektif agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. Pemerintah pun diharapkan segera memberikan respons resmi dan strategi implementasi yang realistis.(Dan)

Berita terkait

Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak

Pemkab Jeneponto Bahas Rencana Pembangunan Industri Pakan Ternak

Jeneponto –Spektroom : Pemerintah Kabupaten Jeneponto menggelar rapat pembahasan rencana pembangunan industri pakan ternak dengan tema “Pakan Berkualitas, Produksi Meningkat, Ekonomi Masyarakat Kuat”, yang dirangkaikan dengan penyambutan Tim Verifikasi Lapangan South Sulawesi Investment Challenge (SSIC) 2026, bertempat di Ruang Rapat Bupati Jeneponto, Senin (20/7/2026). Rapat dipimpin oleh Penjabat Sekretaris

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Musim Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Banyumas Salurkan Air Bersih ke 16 Desa

Musim Kemarau Mulai Berdampak, BPBD Banyumas Salurkan Air Bersih ke 16 Desa

Purwokerto-Spektroom : Musim kemarau yang berlangsung sekitar satu setengah bulan tanpa hujan mulai berdampak di Kabupaten Banyumas. Sejumlah sumur warga di wilayah selatan Banyumas mengalami penyusutan debit air, bahkan beberapa di antaranya telah mengering. Pemerintah Kabupaten Banyumas pun meningkatkan langkah antisipasi menghadapi potensi kekeringan. Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Banyumas Junaedi

Bian Pamungkas
Gubernur Maluku  dan Forkopimda Nobar Final Bola Gembira 2026 di Lapangan Merdeka Ambon

Gubernur Maluku dan Forkopimda Nobar Final Bola Gembira 2026 di Lapangan Merdeka Ambon

Ambon– Spektroom: Lapangan Merdeka Ambon dipadati ribuan masyarakat yang antusias menyaksikan laga puncak final antara Spanyol melawan Argentina pada Senin pagi (20/7/2026). Perhelatan akbar ini semakin meriah dengan kehadiran Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Maluku, Sadali Ie, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang

Eva Moenandar, Afrizal Aziz
ссс