Pengerjaan Jalan Hertasning Makassar Tunjukkan Progres Nyata, Warga dan Pengendara Mulai Rasakan Manfaat

Pengerjaan Jalan Hertasning Makassar Tunjukkan Progres Nyata, Warga dan Pengendara Mulai Rasakan Manfaat
Foto : Progres Pengaspalan Jalan Hertasning Makassar ( Foto : Humas Pemprov Sulsel )

Spektroom - Progres penanganan preservasi Jalan Paket 1, khususnya ruas Jalan Hertasning Kota Makassar, kini menunjukkan perkembangan nyata dan mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Ruas jalan dengan panjang 1,8 kilometer dan lebar 11 meter tersebut merupakan bagian dari program peningkatan infrastruktur jalan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Pengerjaan Jalan Hertasning yang diresmikan pada 17 Desember 2025 lalu oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, terus berjalan secara bertahap. Aktivitas perbaikan terlihat di sejumlah titik, terutama pada bagian jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah.

Proyek infrastruktur ini menjadi perhatian masyarakat karena Jalan Hertasning merupakan salah satu jalur vital penghubung antara Kota Makassar menuju Kabupaten Gowa dengan lalu lintas padat setiap harinya.

Iksan, salah satu pengendara ojek online yang rutin melintasi Jalan Hertasning, mengaku sering mendengar keluhan masyarakat terkait kondisi jalan sebelum dilakukan penanganan.

“Banyak yang bertanya-tanya kapan pengaspalan, kenapa cuma ditambal-tambal pakai paving blok di lubang-lubang jalan? Sekarang sudah mulai kelihatan progresnya,” ujarnya, Selasa (13/1/2026).

Sementara itu, Penanggung Jawab Proyek, Bima, menjelaskan metode pengerjaan dilakukan secara bertahap dan terstruktur. Menurutnya, penutupan pada titik aspal rusak dilakukan sebagai bagian dari persiapan sebelum masuk ke lapisan aspal terakhir atau lapis pondasi akhir.

“Aspal yang rusak kita tutup dulu, kita tambal sebagai pondasi, kemudian dilanjutkan ke tahap finishing,” jelasnya.

Bima mengungkapkan, pengerjaan juga memperhatikan rekayasa lalu lintas agar aktifitas masyarakat tetap berjalan. Untuk wilayah Hertasning hingga Jalan Tun Abdul Razak (Kabupaten Gowa), penanganan dilakukan dengan menutup separuh badan jalan terlebih dahulu.

“Setelah satu sisi selesai, baru dilanjutkan ke sisi berikutnya. Untuk ruas Hertasning, pengerjaan dimulai Desember dan diproyeksikan rampung pada bulan Juni atau pertengahan Juli ini,” ungkapnya.

Dukungan dan apresiasi datang dari warga sekitar. Nurul Quraini, salah seorang warga Jalan Hertasning, menyampaikan rasa syukur atas perhatian Pemprov Sulsel terhadap perbaikan infrastruktur di wilayahnya.

“Terima kasih banyak untuk Pak Gubernur karena ada perbaikan jalan khususnya di daerah hertasning apalagi untuk warga di sekitar sini,” tuturnya.

Diketahui, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman telah melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) yang dimulai dari Jalan Hertasning dengan nilai anggaran sekitar Rp430 miliar.

Program tersebut mencakup penanganan 13 ruas jalan yang tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Kabupaten Sinjai, dan Kabupaten Bulukumba, dengan total panjang penanganan mencapai 300,24 kilometer.

Berita terkait

Camat Bungku Kabupaten Morowali  Meraih Gelar  Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Camat Bungku Kabupaten Morowali Meraih Gelar Doktor di Program Pascasarjana UMI Makassar

Spektroom - Kinerja aparatur sipil negara merupakan faktor kunci dalam keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan dan kualitas pelayanan.publik.Ditengah tuntutan reformasi birokrasi,globalisasi dan digitalisasi layanan Aparatur sipil negara tidak hanya di tuntut bekerja secara administratif,namun juga harus mampu menunjuķkan kinerja yang produktif,adaptif dan berorientasi. Camat Bungku Kabupaten Morowali

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti
Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng  Siap Operasional

Dan Dim 1425 Jeneponto Pastikan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng Siap Operasional

Spektroom - Tahapan pembangunan Koperasi Merah Putih Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, resmi dituntaskan setelah seluruh pekerjaan fisik dinyatakan selesai 100 persen. Rampungnya pembangunan tersebut mendapat perhatian langsung dari Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa yang turun meninjau kondisi koperasi pada Jum'at, (30 /1/2026)

Yahya Patta, Nurana Diah Dhayanti