Pengguna Jalan Pastikan Kesiapan Kendaraan dan Waspada Cuaca Ekstrem

Waspada cuaca ektrem

Pengguna Jalan Pastikan Kesiapan Kendaraan dan Waspada Cuaca Ekstrem
Ilustrasi kesiapan petugas layanan jalan tol (foto ASTRA Infra)

Spektroom - Cuaca ekstrem berpotensi terjadi selama bulan Desember 2025 dapat berdampak pada kelancaran perjalanan liburan pengguna jalan. ASTRA Infra mengimbau seluruh pengguna jalan meningkatkan kewaspadaan serta memastikan kesiapan kendaraan sebelum maupun saat berkendara.

Pastikan tekanan udara ban sesuai standar dan ketebalan tapak ban masih memadai. Kondisi ban yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko terjadinya aquaplaning, yaitu keadaan saat ban kehilangan traksi dengan permukaan jalan akibat genangan air. Kurangi kecepatan kendaraan serta mewaspadai genangan air di sepanjang perjalanan.

Periksa kondisi rem secara menyeluruh untuk memastikan respon kendaraan dan fungsi rem tetap optimal saat melintas di jalan licin dan basah akibat hujan.

Pastikan seluruh sistem penerangan kendaraan berfungsi dengan baik, termasuk lampu utama, lampu rem, dan lampu sein, agar kendaraan tetap terlihat jelas oleh pengguna jalan lain dalam kondisi jarak pandang terbatas.

“Pengguna jalan diimbau untuk tidak menyalakan lampu hazard saat hujan, karena lampu tersebut hanya digunakan dalam kondisi darurat dan dapat membingungkan pengguna jalan lainnya apabila digunakan tidak semestinya,” ujar Senior Instructor Safety Defensive Driving Consultant, Sony Susmana, di Jakarta, (23/12/2025).

Ilustrasi pemeriksaan kendaraan sebelum berkendara (foto ASTRA Infra)

Pastikan wiper kendaraan berfungsi normal dan kaca depan, dalam kondisi bersih tanpa goresan untuk menjaga visibilitas saat hujan deras. Untuk mengantisipasi terbatasnya jarak pandang dan kondisi jalan yang licin, pengguna jalan diimbau mengurangi kecepatan dengan batas maksimal 70 km/jam serta menjaga jarak aman antar kendaraan sekitar 80 meter.

Pastikan ketersediaan bahan bakar cukup, sampai tempat tujuan atau baterai kendaraan listrik terisi cukup guna menghindari risiko berhenti darurat di tengah perjalanan, terutama saat melintasi area yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem. Pengguna jalan disarankan mengetahui lokasi SPBU dan SPKLU di rest area maupun di sekitar ruas tol melalui perencanaan perjalanan secara cermat.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan, ASTRA Infra menyarankan pengendara untuk beristirahat di rest area atau di luar jalan tol apabila merasa lelah atau setelah maksimal 4 jam berkendara. Pengendara dilarang berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat. Dalam kondisi cuaca hujan, pengguna jalan diharapkan dapat menyesuaikan kecepatan kendaraan yaitu maksimal 70 km/jam guna menjaga keselamatan selama berkendara.

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru