Penghargaan MURI, Menjadikan Ekoteologi Indonesia Kini Mendunia

Penghargaan MURI, Menjadikan Ekoteologi Indonesia Kini Mendunia
Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menerima Penganugerahan MURI pada pembukaan GALATAMA II di Ternate (Foto:Kemenag Malut)

Ternate-Spektroom : Pembukaan Gerakan Literasi Madrasah (Galatama) II Tahun 2026 yang dilaksanakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara berlangsung istimewa.

Di hadapan ribuan peserta, Menteri Agama RI, Nasaruddin Umar, menerima Penganugerahan Tokoh Penggerak Literasi Ekoteologi Indonesia dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) bersama Agen Literasi Indonesia (Komunitas Belajar Rumah Pendidikan Kemendikdasmen). 

Penghargaan yang diterima pada Senin (6/7/2026) tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kiprah Menteri Agama dalam mengarusutamakan gerakan literasi yang berpadu dengan nilai-nilai ekoteologi.

Melalui gerakan literasi, konsep tersebut terus didorong sebagai sarana membangun karakter generasi muda, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus menanamkan nilai-nilai keagamaan yang selaras dengan pelestarian alam.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa ekoteologi bukan lagi sekadar gagasan yang berkembang di tingkat nasional, tetapi telah mendapat perhatian dunia internasional.

Menurutnya, Indonesia kini menjadi salah satu rujukan dalam pengembangan konsep hubungan harmonis antara agama dan lingkungan hidup melalui pendekatan ekoteologi.

"Bahkan konsep ekoteologi yang kita kembangkan telah kami presentasikan kepada Paus sebagai bagian dari ikhtiar membangun kepedulian global terhadap lingkungan berbasis nilai-nilai agama. Ini menunjukkan bahwa apa yang kita lakukan di Indonesia mendapat perhatian dunia," ungkap Menteri Agama.

Nasaruddin berharap semangat tersebut dapat terus ditumbuhkan melalui madrasah sebagai pusat pembentukan karakter generasi muda. Gerakan Literasi Madrasah diharapkan tidak hanya melahirkan peserta didik yang gemar membaca dan menulis, tetapi juga memiliki kesadaran menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari implementasi ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari.

Penganugerahan Tokoh Penggerak Literasi Ekoteologi Indonesia pada pembukaan GALATAMA II menjadi momentum penting yang menegaskan bahwa gerakan literasi madrasah kini berkembang melampaui budaya membaca.

Literasi diposisikan sebagai instrumen strategis untuk membangun peradaban, memperkuat karakter bangsa, sekaligus mengantarkan gagasan ekoteologi Indonesia semakin dikenal dan memberikan inspirasi di tingkat global.

Berita terkait

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Rano Karno Resmikan Kampung Qur'an Rusunawa Penjaringan, Siapkan Model Pembinaan Karakter Warga

Jakarta - Spektroom: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, meresmikan Kampung Quran di Rusunawa Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (31/7/2026). Program ini diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran Al-Qur'an, pembinaan karakter, sekaligus pemberdayaan masyarakat, serta akan dikembangkan sebagai percontohan bagi wilayah lain di Jakarta. "Kami ingin Kampung Qur&

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta Siapkan 166 M Untuk Dukung PON 2028, Optimistis Dongkrak Ekonomi

Jakarta - Spektroom: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyatakan siap menjadi daerah penyangga penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Selain menyiapkan puluhan arena pertandingan, Jakarta juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp166 miliar untuk meningkatkan kualitas venue

Irvan Idris Saleh, Anggoro AP
Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Pasar Murah dan UMKM Banyumas Digelar, Bupati Ajak Jaga Inflasi dan Dukung Pelaku Usaha

Banyumas – Spektroom Pemerintah Kabupaten Banyumas menggelar kegiatan Pasar Murah dan UMKM di Kelurahan Kranji, Jumat (31/7/2026), sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Kegiatan dibuka Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono melibatkan berbagai pihak, di antaranya PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Kantor

Bian Pamungkas