Penghubung Utama Warga Nanga Mahap Rusak, Masyarakat Harap Penanganan Cepat

Penghubung Utama Warga Nanga Mahap Rusak, Masyarakat Harap Penanganan Cepat
Jembatan gantung ini merupakan akses penting yg digunakan masyarakat untuk beraktifitas sehari hari. Kondisinya tampak sudah miring dan membahayakan pelintas : Fofo: Dok kiriman warga Nanga Mahap Sekadau.

Spektroom - Jembatan gantung di kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau, dilaporkan mengalami kerusakan serius pada Minggu (14/12/2025). Salah satu tali penahan jembatan tersebut diketahui putus, sebagaimana disampaikan warga setempat yang pertama kali menyadari kondisi berbahaya itu.

Kerusakan ini langsung menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Pasalnya, jembatan gantung tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan permukiman warga dengan pusat aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik. Setiap hari, jembatan ini dilalui warga yang hendak ke kebun, pasar, sekolah, maupun fasilitas kesehatan.

Pak Antoni Seorang warga Nanga Mahap menuturkan, putusnya salah satu tali penahan membuat jembatan bergoyang lebih kuat dari biasanya. Kondisi tersebut sangat mengkhawatirkan, terutama bagi anak-anak sekolah, lansia, dan warga yang membawa barang kebutuhan sehari-hari. Meski demikian, sebagian warga terpaksa tetap melintas karena tidak memiliki jalur alternatif lain.

“Kalau tidak lewat jembatan ini, kami harus memutar sangat jauh. Mau tidak mau tetap digunakan, tapi dengan rasa takut,” ungkap seorang warga.

Sejak kejadian tersebut, masyarakat menjadi lebih waspada setiap kali melintas. Warga bahkan saling mengingatkan agar tidak melewati jembatan secara bersamaan dan membatasi beban yang dibawa. Beberapa warga juga memilih menunggu giliran agar risiko dapat diminimalisir, meskipun hal ini memperlambat aktivitas harian.

Jembatan gantung ini dinilai memiliki peran vital bagi keberlangsungan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat. Selain sebagai penghubung antarwilayah, jembatan juga menjadi jalur utama distribusi hasil pertanian warga.

Kerusakan pada jembatan secara langsung berdampak pada mobilitas dan penghasilan masyarakat. Masyarakat berharap pemerintah daerah dan instansi terkait dapat segera turun tangan untuk melakukan pengecekan teknis serta perbaikan menyeluruh. Warga menilai penanganan cepat sangat diperlukan agar tidak terjadi insiden yang dapat membahayakan keselamatan pengguna jembatan.

“Harapan kami, pemerintah segera memperbaiki. Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru ditangani,” ujar warga lainnya.

Selain perbaikan darurat, masyarakat juga berharap adanya perhatian jangka panjang terhadap kondisi infrastruktur penghubung di wilayah pedesaan. Mereka menilai pemeliharaan rutin sangat penting agar jembatan gantung tetap aman digunakan dan dapat menunjang aktivitas warga secara berkelanjutan.

Hingga kini, warga masih menanti respons dan langkah konkret dari pihak terkait demi memastikan akses vital tersebut kembali aman dan layak digunakan.

Berita terkait

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Rotasi Pejabat Pemkot Ambon Belum Final, BKPSDM Belum Serahkan Hasil Identifikasi

Spektroom – Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena menegaskan bahwa proses rotasi dan mutasi pejabat di lingkup Pemerintah Kota Ambon belum dapat diputuskan karena Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) belum menyerahkan hasil identifikasi usulan dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Pernyataan itu disampaikan Wattimena kepada wartawan usai rapat

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru