Pengungkapan Sejumlah Kasus Kriminal dan Narkotika, Libatkan Peran Aktif Masyarakat
Kubu Raya-Spektroom : Polres Kubu Raya merilis hasil pengungkapan sejumlah kasus kriminal dan peredaran narkotika sepanjang Maret hingga pertengahan April 2026.
Rilis tersebut digelar pada Rabu (15/4/2026) di Aula Polres Kubu Raya, dihadiri jajaran pejabat kepolisian serta awak media.
Wakapolres Kubu Raya Kompol Andri Syahroni yang mewakili Kapolres menyampaikan permohonan maaf karena Kapolres tidak dapat hadir.
Ia menjelaskan, Kapolres tengah mengikuti rapat di Polda Kalimantan Barat terkait agenda kunjungan Menkopolkam dan Kapolri.
Dalam pemaparannya, Andri mengungkapkan bahwa jajaran Satreskrim berhasil mengungkap sejumlah kasus, mulai dari penggelapan, tindak pidana migas ilegal, pencurian dengan pemberatan, hingga kasus perlindungan anak.
Kasus penggelapan yang terjadi di wilayah Sungai Raya kini telah memasuki tahap penyidikan dan berkasnya sudah dilimpahkan ke kejaksaan.
Sementara itu, pengungkapan kasus migas ilegal dilakukan di Rasau Jaya, dengan pelaku tertangkap tangan mengangkut bahan bakar jenis pertalite menggunakan kendaraan roda tiga untuk diperjualbelikan tanpa izin.
Polisi juga mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan, dimana pelaku masuk ke rumah korban melalui pintu dapur dan membawa kabur sejumlah barang berharga.
Adapun kasus yang melibatkan perlindungan anak masih dalam proses penyidikan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Dari sisi pemberantasan narkotika, KBO Satresnarkoba IPTU Raimundus Nonnatus Gawe menyebut pihaknya berhasil mengungkap tiga kasus peredaran narkotika dalam periode yang sama.
Salah satu kasus menonjol terjadi di Kecamatan Batu Ampar. Tersangka diduga telah lama menjalankan aktivitas peredaran narkotika yang meresahkan masyarakat, bahkan menyasar kalangan pelajar.
Selain itu, aparat juga menggagalkan upaya penyelundupan narkotika melalui Bandara Supadio.
Pelaku menggunakan modus menyembunyikan barang terlarang di dalam pakaian untuk mengelabui petugas. Berkat koordinasi yang baik, pelaku berhasil diamankan sebelum meninggalkan area bandara.
Kasus lainnya melibatkan pengiriman narkotika melalui jasa ekspedisi yang rencananya akan dikirim ke luar daerah. Hingga kini, kasus tersebut masih dalam pengembangan guna mengungkap jaringan yang lebih luas.