Pengungsi Mulai Tempati Rusunawa dan Kontrakan, Ketua TP PKK Salurkan Perlengkapan Rumah Tangga

Pengungsi Mulai Tempati Rusunawa dan Kontrakan, Ketua TP PKK Salurkan Perlengkapan Rumah Tangga
(Foto: Kominfo Padang Panjang)

Spektroom - Penanganan pascabencana terus dipercepat. Para pengungsi mulai dipindahkan ke Rusunawa dan sejumlah unit kontrakan yang disiapkan Pemerintah Kota Padang Panjang.

Ketua TP PKK Padang Panjang, Ny. Maria Feronika Hendri, Sabtu (6/12/2025) turun langsung menyalurkan bantuan berupa perlengkapan rumah tangga kepada mereka.

“Hari ini pengungsi kita dipindahkan ke Rusunawa dan kontrakan. Pos-pos pengungsian di kelurahan, Islamic Centre, serta sekolah-sekolah kita satukan. Jika Rusunawa masih menampung, akan kita tempatkan di sana. Yang belum dapat, kita carikan kontrakan sesuai keputusan Bapak Wali Kota,” ujar Ny. Maria saat meninjau proses pemindahan dan menyerahkan bantuan.

Ia menjelaskan, dengan para warga sudah berada di tempat tinggal sementara, distribusi bantuan akan lebih terorganisir dan kondisi sosial warga juga akan lebih stabil.

“Kalau terlalu lama di lokasi pengungsian, mereka bisa merasa terasing. Karena itu, saat sudah punya tempat, mereka bisa beradaptasi kembali dengan lingkungan dan masyarakat sekitar. Untuk kelengkapan tinggal, semuanya kita siapkan, mulai dari kasur, perlengkapan mandi, dapur, hingga alat kesehatan,” jelasnya.

Ny. Maria menambahkan, dapur umum akan berhenti beroperasi mulai besok, karena para pengungsi sudah bisa memasak sendiri di tempat tinggal yang baru. Sembako dan kebutuhan dasar juga telah disalurkan ke lokasi.

“Ke depan tetap kita bantu. Namun pos pengungsian sudah kita kosongkan, dan warga sudah menempati tempat hunian sementara, baik di Rusunawa maupun kontrakan, lengkap dengan seluruh perlengkapannya,” tutup Ny. Maria.

Sementara itu, Mega Amelia, salah seorang warga yang mendapatkan kontrakan setelah rumahnya hanyut, menyampaikan rasa syukur atas gerak cepat pemerintah.

“Kami sangat bersyukur. Terima kasih Pemko Padang Panjang, Bapak Wali Kota Hendri, dan Ibu Maria. Semua bantuan sangat berarti bagi kami. Apalagi sampai hari ini anak sulung saya belum ditemukan,” ucapnya haru.

Dalam agenda tersebut, Ketua TP PKK turut didampingi Kepala Dinas Sosial PPKBP3A, Winarno, Sekretaris PKK, Aisyah, serta jajaran terkait lainnya. (RRE/cigus)

Berita terkait

Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Gelombang Tinggi 1,25 - 2,5 Meter dan Angin Kencang Masih Mengancam Sejumlah Perairan di Maluku Utara

Ternate-Spektroom : BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi pada sebagian besar perairan di Wilayah Maluku Utara mulai tanggal 13 - 16 Agustus 2026. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Baabullah Ternate melalui Prakirawan Marini Zahrina Ismah Albaar dalam releasenya Kamis (13/8/2026)

Nanang Adrany, Pelinus Latuheru
Prof. Dr. Mahfud Nurnajuddin: Utang Rp10.293 Triliun, Jangan Sampai Indonesia Hanya Mewariskan Tagihan

Prof. Dr. Mahfud Nurnajuddin: Utang Rp10.293 Triliun, Jangan Sampai Indonesia Hanya Mewariskan Tagihan

Makassar- Spektroom : Angka Rp10.293,69 triliun mungkin terdengar seperti statistik biasa dalam laporan fiskal pemerintah. Tetapi bagi Prof. Dr. Mahfud Nurnajamuddin, angka itu menyimpan pertanyaan yang jauh lebih serius: apa yang sebenarnya dibeli negara dengan utang sebesar itu? Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang

Yahya Patta, Buang Supeno
ссс