Trending

Peningkatan Fasilitas Kesehatan RSUD untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Kepri

Peningkatan Fasilitas Kesehatan RSUD untuk Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Kepri
Wagub Kepri Nyanyang Haris Pratamura memeriksa laporan pimpro. (Foto: Diskominfo)

Kepri–Spektroom : Pengerjaan proyek Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang sedang berjalan diperkirakan selesai Desember 2026.

Proyek peningkatan fasilitas kesehatan milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp19,98 miliar, yang bersumber dari skema pinjaman daerah Provinsi Kepulauan Riau.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (PUPP) Kepri, pekerjaan difokuskan pada lima item utama perbaikan interior gedung rumah sakit. Pekerjaan meliputi pembenahan plafon, toilet dari lantai 1 hingga lantai 9, penataan lantai ramp dan teras lobi, serta peningkatan sistem pendingin ruangan atau AC.

Lantai satu menjadi salah satu titik pekerjaan utama dengan porsi penyerapan anggaran hampir 50 persen. Anggaran tersebut terutama digunakan untuk pemasangan unit dan instalasi sistem AC sentral baru, guna meningkatkan kenyamanan sekaligus mendukung kualitas lingkungan pelayanan di dalam rumah sakit.

Selain itu, sistem pendingin udara Variable Refrigerant Flow (VRF) pada lantai 5 hingga 8 juga mendapatkan peremajaan secara menyeluruh. Pekerjaan teknis tersebut turut mencakup dukungan instalasi pada sejumlah area layanan vital rumah sakit.

Pelaksanaan Proyek tersebut di tinjau langsung Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura Rabu (2/9/2026) untuk memastikan proses perbaikan dan peningkatan fasilitas rumah sakit berjalan sesuai rencana serta memenuhi standar pelayanan kesehatan yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.

Wagub Timjau fasilitas RSUD Raja Ahmad Tabib. (Foto: Diskominfo)

Dalam peninjauan tersebut, Wagub Nyanyang menegaskan bahwa peningkatan kualitas fasilitas kesehatan merupakan bagian penting dalam mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau.

“Saat ini harus sesuai dengan standar yang diberikan dari Kementerian Kesehatan. Harapan kami semua bisa berjalan dengan lancar. Makanya kita tingkatkan kualitas,” ujar Nyanyang.

Menurutnya, persoalan kesehatan tidak hanya dapat diselesaikan melalui pelayanan kuratif di rumah sakit, tetapi juga membutuhkan langkah preventif melalui pola hidup sehat.

“Permasalahan kesehatan itu kalau kita tidak bisa jaga dari sekarang, preventif kita, mau sehat atau tidaknya tergantung pola hidup kita. Salah satunya dengan olahraga, kedua dalam pola makan,” katanya.

Karena itu, Pemerintah Provinsi Kepri juga terus mendorong tersedianya ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berolahraga dan menjalankan pola hidup sehat.

Nyanyang mencontohkan keberadaan jogging track di kawasan Gurindam 12 dan Tugu Sirih sebagai fasilitas publik yang dapat dimaksimalkan masyarakat.

“Dengan adanya jogging track, ada kawasan Gurindam 12, Tugu Sirih, itu untuk dapat dimaksimalkan bahwa masyarakat kita harus menerapkan pola hidup sehat dengan olahraga,” ujarnya.

Sementara itu, untuk memastikan pelayanan kepada pasien tetap berjalan selama pekerjaan berlangsung, manajemen RSUD Raja Ahmad Tabib menerapkan sistem buka-tutup ruangan secara bergilir pada area rawat inap lantai 5 hingga lantai 8.

Penutupan area dilakukan secara bergantian per lantai sehingga pekerjaan perbaikan dapat berlangsung dengan aman tanpa mengganggu secara keseluruhan pelayanan kepada pasien.

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru