Percepat KDKMP, Dan Dim 1425 / Jeneponto Turun Langsung Cek Progres di Dua Desa

Percepat KDKMP, Dan Dim 1425 / Jeneponto Turun Langsung Cek Progres di Dua Desa
Dan Dim 1425/ Jeneponto tinjau Pelaksanaan Pembangunan Koperasi Desa (Pen Dim 1425 / Jeneponto)

Spektroom - Komandan Kodim 1425/Jeneponto, Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa, turun langsung ke lapangan untuk memastikan progres percepatan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) berjalan optimal.

Peninjauan dilakukan di Desa Paitana, Kecamatan Turatea, dan Desa Bungeng, Kecamatan Batang, Kabupaten Jeneponto, Selasa, (6/1/2026).

Didampingi Danunit Intel Letda Arm Elman, Pasi Ter Lettu Cba Hasanuddin, serta para Danramil jajaran Kodim 1425/Jeneponto, Dandim meninjau setiap tahapan pembangunan, mulai dari progres fisik hingga kesiapan sarana pendukung.

Kegiatan ini menjadi bentuk pengawasan langsung agar proses percepatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.

Dandim 1425/Jeneponto Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa menegaskan bahwa percepatan pembangunan KDKMP merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi ekonomi desa.

Kehadiran KDKMP diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan wilayah melalui peningkatan kesejahteraan dan kemandirian warga.

“Kami turun langsung untuk memastikan progres percepatan pembangunan KDKMP benar-benar berjalan di lapangan. Saat ini, progresnya menunjukkan perkembangan positif dan terus kami dorong agar dapat selesai sesuai target waktu yang telah ditentukan,” tegas Dandim.

KDKMP kata orang nomor satu di Kodim 1425/Jeneponto, bukan sekadar bangunan, tetapi menjadi instrumen penting dalam menggerakkan ekonomi desa. Karena itu, kualitas, ketepatan waktu, dan sinergi semua pihak harus menjadi perhatian utama agar manfaatnya bisa segera dirasakan oleh masyarakat,” lanjutnya.

“Kodim 1425/Jeneponto berkomitmen mengawal percepatan pembangunan ini dari awal hingga selesai. Harapannya, KDKMP dapat beroperasi maksimal sebagai pusat aktivitas ekonomi desa dan menjadi pengungkit kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkas Letkol Inf Abdul Muthalib Tallasa.(**).

Berita terkait

Rp2,2 Triliun Sempat Tertahan, Ekspor Alumina Kalbar Akhirnya Kembali Bergerak

Rp2,2 Triliun Sempat Tertahan, Ekspor Alumina Kalbar Akhirnya Kembali Bergerak

Pontianak-Spektroom : Di tengah ambisi besar pemerintah membangun industri hilirisasi mineral, Kalimantan Barat sempat menghadapi ironi. Komoditas alumina yang menjadi simbol keberhasilan pengolahan bauksit dalam negeri justru tertahan akibat persoalan regulasi yang berlarut-larut. Kini, hambatan itu mulai terurai. Pelepasan ekspor Alumina Hydroxide dan Alumina Oxide dari Pelabuhan Dwikora Pontianak, Jumat (07/

Apolonius Welly, Julianto
ссс