Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Lumajang Perkuat Potensi Lokal dan Pelaku Usaha

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Lumajang Perkuat Potensi Lokal dan Pelaku Usaha
High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), Senin (23/2/2026). Foto : Dok. Pendim 0821 Lumajang

Lumajang, Spektroom – Bupati Lumajang, Indah Amperawati (Bunda Indah) tetap berpegang pada komitmennya dalam membangun kabupaten yang dipimpinnya. Salah satunya dengan mempercepat langkah penguatan pertumbuhan ekonomi daerah melalui strategi yang berfokus pada sektor unggulan, peningkatan nilai tambah, serta percepatan transformasi digital. Komitmen tersebut disampaikan Bunda Indah saat membuka High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), Senin (23/2/2026).

Bunda Indah menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang berkualitas harus bertumpu pada potensi lokal, memperkuat pelaku usaha, serta menciptakan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Sektor unggulan daerah harus dikelola secara berkelanjutan agar pertumbuhan tidak hanya meningkat secara angka, tetapi juga memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Sektor pertanian menjadi prioritas utama karena menjadi tulang punggung ekonomi Lumajang. Penguatan dilakukan melalui peningkatan produktivitas, pemanfaatan teknologi, serta pengembangan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah produk.

Dengan pendekatan tersebut, petani tidak hanya berperan sebagai produsen bahan mentah, tetapi juga bagian dari rantai ekonomi yang lebih bernilai.

Selain pertanian, sektor pariwisata terus didorong sebagai penggerak ekonomi baru. Peningkatan kunjungan wisata dinilai mampu menciptakan efek berganda bagi sektor transportasi, akomodasi, kuliner, serta pelaku UMKM lokal.

“Ketika pariwisata tumbuh, ekonomi masyarakat ikut bergerak. Inilah multiplier effect yang harus kita perkuat,” tambahnya.

Transformasi digital juga menjadi agenda strategis untuk memperluas akses pasar, meningkatkan efisiensi usaha, serta memperkuat sistem distribusi dan rantai pasok.

Digitalisasi memungkinkan pelaku usaha, khususnya UMKM, menjangkau pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing di tengah dinamika ekonomi yang semakin cepat.

Menurut Bunda Indah, kolaborasi antara pemerintah daerah, perbankan, pelaku usaha, dan lembaga pendukung menjadi kunci agar akselerasi ekonomi berjalan terarah dan berkelanjutan.

“Kita ingin membangun ekonomi yang inklusif, adaptif, dan tahan terhadap berbagai tantangan,” tegasnya.

Melalui penguatan sektor unggulan dan transformasi ekonomi berbasis teknologi, Pemkab Lumajang menargetkan pertumbuhan yang tidak hanya stabil, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperkuat kemandirian ekonomi daerah. (Yul/Ad/An-m)

Berita terkait

Wabup Sleman: Jip Merapi Anugerah yang Harus Dioptimalkan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Wabup Sleman: Jip Merapi Anugerah yang Harus Dioptimalkan untuk Kesejahteraan Masyarakat

Sleman–Spektroom : Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menerima kunjungan studi komparatif dari Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) terkait pengelolaan jasa transportasi wisata jip di Omah Petroek, Hargobinangun, Pakem, Sleman, Selasa (23/6/2026). Kunjungan tersebut menjadi forum berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan wisata jip yang

Fatmawaty, Bian Pamungkas
Kasus Perkawinan Anak di Banyumas Menurun, Pencegahan Tetap Jadi Prioritas

Kasus Perkawinan Anak di Banyumas Menurun, Pencegahan Tetap Jadi Prioritas

Banyumas-Spektroom : Upaya pencegahan perkawinan anak di Kabupaten Banyumas mulai menunjukkan hasil positif. Dalam tiga tahun terakhir, angka perkawinan anak mengalami penurunan signifikan. Namun, Pemerintah Kabupaten Banyumas dan berbagai pemangku kepentingan menilai tantangan tersebut belum sepenuhnya teratasi sehingga langkah pencegahan harus terus diperkuat. Ketua TP PKK Kabupaten Banyumas, Eny Sadewo, Selasa

Bian Pamungkas
Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD Untuk Ekspor ke India-Pakistan

Kemenkop Fasilitasi MoU Koperasi Gambir & ID FOOD Untuk Ekspor ke India-Pakistan

Jakarta – Spektroom :  Koperasi Produsen Syariah Gambir Anam Koto Mandiri asal Sumatera Barat resmi menjalin kerja sama strategis dengan Holding Pangan BUMN, PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau ID FOOD, melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) terkait ekspor komoditas gambir. Prosesi penandatanganan yang berlangsung di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Jakarta, pada Selasa

Nurana Diah Dhayanti