Trending

Pererat Sinergi "Tali Berpilin Tiga", Bupati Bengkalis Hadiri Acara Silaturrahmi dan Halal Bilhalal FKPMR

Pererat Sinergi "Tali Berpilin Tiga", Bupati Bengkalis Hadiri Acara Silaturrahmi dan Halal Bilhalal FKPMR
Mewakili Bupati Bengkalis, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ed Efendi saat disalami Plt Gubri SF Haryanto (Batik Kuning) di acara Halal Bilhalal FKPMR. (Foto: Diskominfotik Bkls)

Pekanbaru-Spektroom : Bupati Bengkalis diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Ed Efendi menghadiri acara Silaturahmi dan Halal Bihalal yang ditaja oleh Forum Komunikasi Pemuka Masyarakat Riau (FKPMR) di Balai Dang Merdu BRK Syariah, Minggu (12/4/2026).

Pertemuan strategis ini mengusung tema "Sinergi dan Kolaborasi Membangun Masa Depan Riau yang Cemerlang, Gemilang, dan Terbilang".

Acara ini dihadiri Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, Ketua Umum FKPMR Mambang Mit, Ketua Dewan Pembina FKPMR Saleh Djasit, Ketua Umum MKA LAMR Datuk Seri Marjohan Yusuf, Ketua Umum DPH LAMR Datuk Seri Taufik Ikram Jamil, serta sejumlah anggota DPR RI asal Riau, termasuk H. Achmad.

Dalam paparannya, Ketua Umum FKPMR Mambang Mit menekankan pentingnya konsep "Tali Berpilin Tiga"—sebuah kolaborasi antara FKPMR (unsur sosial ekonomi politik), MUI (ulama), dan LAM Riau (adat)—yang bersinergi dengan pemerintah serta legislatif.

"Kita ingin kolaborasi ini menjadi tungku yang ditopang tiga tiang agar Riau tidak mudah goyang. Pertumbuhan ekonomi kita yang naik dari 3,5% pada 2024 menjadi 4,79% pada 2025 harus kita sambut dengan persatuan demi kemajuan daerah," ujar Mambang Mit.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto mengingatkan, tantangan besar dari sisi fiskal dan kebijakan pusat. Ia menyoroti aturan mandatori belanja pegawai yang tidak boleh melebihi 30%, sementara saat ini masih berada di angka 45%.

"Kondisi ini tidak boleh membuat kita berhenti, justru menjadi momentum memperkuat pengertian daerah. Jika aturan ini diterapkan ketat pada 5 Januari 2027, kita harus bersiap dengan solusi kreatif agar kesejahteraan pegawai tetap terjaga tanpa membebani APBD secara berlebih," tegas SF Hariyanto.

Senada dengan itu, Anggota DPR RI asal Riau, H. Achmad, menyebut pertemuan ini sebagai momen bersejarah dan sangat strategis.

"Ini pertama kalinya para tokoh dan wakil rakyat dikumpulkan secara formal seperti ini. Dengan duduk bersama, solusi untuk memajukan Riau bisa kita cari dengan lebih konkret," tuturnya.

Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Bengkalis, Ed Efendi. (Foto: Diskominfotik Bkls)

Ed Efendi yang hadir mewakili Bupati Bengkalis dalam kesempatan tersebut menyatakan dukungannya terhadap visi FKPMR. Menurutnya, sinergi lintas sektor sangat diperlukan agar pembangunan di tingkat kabupaten selaras dengan kebijakan provinsi dan pusat demi mewujudkan Riau yang lebih maju.

Acara ditutup dengan sesi dialog dan konsolidasi bersama sebagai wujud nyata penyatuan arah kebijakan untuk masa depan Bumi Lancang Kuning. (SN/ Mai)

Berita terkait

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Perkuat Program M4CR, Pemprov Riau Terima Kunjungan Kementerian Kehutanan RI

Pekanbaru-Spektroom : Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menggelar pertemuan dan silaturahmi bersama Kementerian Kehutanan (Kemenhut) Republik Indonesia, Jumat (30/10/2026). Pertemuan yang membahas program Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) tersebut dipimpin oleh PPIU Manager M4CR Riau, Muhammad Arif Fahrurrozi dan disambut hangat oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Riau, Syahrial Abdi di

Salman Nurmin, Rafles
Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Bukan Sekedar Mengobati, Plt Gubernur Riau Minta Tenaga Kesehatan Layani Pasien Dengan Hati

Pekanbaru-Spektroom : Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang ramah, tulus, dan penuh kepedulian kepada seluruh pegawai RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau, khususnya 92 pegawai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang baru menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang berkualitas tidak hanya ditentukan

Salman Nurmin, Rafles
Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Wali Kota Tak Ingin Ambon Cuma Bangga Jadi Kota Musik, Pendidikan Musik Dibidik Masuk Semua Sekolah

Ambon–Spektroom : Predikat Ambon sebagai UNESCO City of Music tidak boleh berhenti sebatas pengakuan dunia dan kemeriahan festival. Wali Kota Ambon, Bodewin Wattimena, ingin memastikan identitas musik kota ini tetap hidup melalui lahirnya generasi musisi baru dari bangku sekolah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah memperluas pendidikan musik ke seluruh

Eva Moenandar, Pelinus Latuheru