Peringatan Hari Anak Nasional, Anak Yang Sehat, Cerdas, Berkarakter Mulia Menjadi Modal Utama Menuju Indonesia Emas 2045

Peringatan Hari Anak Nasional, Anak Yang Sehat, Cerdas, Berkarakter Mulia Menjadi Modal Utama Menuju Indonesia Emas 2045
Prof Dr Ahmad Yunani SE MSi, selaku Ketua Dewan Penasehat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kalsel. (Foto: Dok. Pribadi)

Banjarmasin-Spektroom : Peringatan Hari Anak Nasional 2026 (tepatnya 23 Juli 2026) dengan tema 'Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan' merupakan pengingat bahwa kualitas masa depan Bangsa sangat ditentukan oleh kualitas Anak-anak yang Kita didik hari ini.

Prof Dr Ahmad Yunani SE MSi, selaku Ketua Dewan Penasehat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) Kalsel, yang juga Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) ULM Banjarmasin mengatakan,
menyayangi Anak tidak cukup hanya dengan memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga memastikan Mereka memperoleh kasih sayang, pendidikan yang bermutu, perlindungan dari kekerasan, eksploitasi, perundungan, serta akses terhadap layanan kesehatan dan gizi yang baik.

"Ditengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan berbagai tantangan sosial, seluruh elemen Bangsa-Keluarga, Sekolah, Masyarakat, Dunia Usaha, dan Pemerintah-harus memperkuat sinergi untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi tumbuh kembang anak," tegas Ahmad Yunani, Rabu (22/7/2026).

Dikatakan, Anak-anak yang sehat, cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia akan menjadi modal utama menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, membangun masa depan Bangsa sesungguhnya dimulai dari investasi terbaik kepada Anak-anak sejak dini.

"Mari jadikan setiap Anak Indonesia tumbuh dan kembang dengan penuh cinta, terlindungi hak-haknya, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-cita. Anak terlindungi, Indonesia maju," pesan Yunani.

Berita terkait

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Perang Sunyi dari Pedalaman Kalimantan: Ketika Rakyat Landak Menumpahkan Darah demi Merah Putih

Oleh: Syafaruddin Daeng Usman Landak - Spektroom : Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 di Jakarta. Namun bagi masyarakat Landak, wilayah pedalaman Kalimantan Barat yang saat itu terisolasi dari pusat informasi, kabar kemerdekaan tidak serta-merta tiba. Ketika berita itu akhirnya sampai, semangat mempertahankan republik yang baru lahir justru menyala

Apolonius Welly, Rafles